226 Hektar Sawah di Kab Banjar dan Batola Diserang Tungro

DUTA TV MARTAPURA – Serangan hama tungro pada musim tanam tahun 2019 di 3 kabupaten yakni Batola, Banjar dan sedikit di Tanah Laut mencapai 226 hektar.

Kendati masih jauh di bawah angka puso, serangan hama tungro terparah berada di kabupaten Batola mencapai 127 hektar, kemudian kabupaten Banjar 98,8 hektar dan tanah laut 0,75 hektar.

Untuk mengatasi serangan hama tungro tersebut balai di bawah Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kalsel sudah melakukan pengendalian dengan total lahan seluas 500 hektar lebih, dengan pengendalian hama wereng sebagai vektor penyebar virus hama tungro.

Diketahui sampai saat ini belum ada negara yang menemukan obat pengendali hama tungro, sehingga pengendalian dilakukan dengan mengatasi hama wereng, termasuk memberikan bantuan insektisida kepada para petani.

Hanya saja berdasarkan data dari BPTPH Kalsel, dari 13 kabupaten kota se-Kalsel Dinas Pertanian Tanaman Pangan kabupaten Banjar satu-satunya yang tidak menyediakan obat-obatan pengendalian hama untuk petani.

“Kami hanya melakukan pengawasan dan pemantauan, sedangkan ekskusi pengendalian beserta obat menjadi tanggungjawab Dinas di kabupaten dan kota,” terang Fauzi Noor Kepala BPTPH Kalsel.

“Kami punya stok obat-obatan, namun hanya untuk simulasi, kalau ada hama petani yang harus membeli dan menanggulangi,” unar Fachry Kadis Pertanian Tanaman Pangan kabupaten Banjar.

Selain itu, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kabupaten Banjar hanya mengklaim serangan hama tungro di wilayahnya seluas 20 hektar.

Reporter : Tarida Sitompul

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *