Rumah Tergenang, Sebagian Warga Pengayuan Memilih Bertahan di Pengungsian

Banjarbaru, Duta TV — Banjir merendam pemukiman warga di kawasan Pengayuan, Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru sejak dua pekan lalu.
Meskipun saat ini ketinggian air berangsur surut, namun kedalaman air di dalam rumah warga rata-rata masih mencapai setengah meter, sehingga sebagian warga terpaksa bertahan di tenda pengungsian yang didirikan di pinggir Jalan Ahmad Yani Kilometer 24 jurusan Pelaihari.
Salah satu pengungsi, Irmas, bersama suami dan anak-anaknya mengaku sementara waktu bertempat tinggal di tenda pengungsian karena rumah mereka masih tergenang banjir.
Menurutnya, selama tinggal di tenda pengungsian, ia mendapat fasilitas yang cukup layak serta adanya bantuan sembako dan logistik.
“Kebanjiran rumahnya, dalam airnya belum bisa ditempati, tiap kali hujan kebanjiran sudah dua tahun. Bantuan ada, di sini sama suami dan anak-anak, sementara belum bisa ditempati, kadang melihati ke rumah,” ucapnya.
Posko atau tenda pengungsian bagi korban banjir di kawasan Pengayuan didirikan di depan Gang Mufakat RT 01 dan di RT 02 Kelurahan Landasan Ulin Selatan dengan menyediakan tempat tidur, tandon untuk air bersih, dan toilet portable.
Warga terdampak banjir di kawasan ini juga telah mendapatkan bantuan logistik untuk mencukupi keperluan sehari-hari.
Reporter: Suhardadi





