200 Lebih Bank Sampah di Banjarmasin Tidak Aktif

Banjarmasin, DUTA TV – Pemko Banjarmasin menggelar gerakan reaktivasi bank sampah di Aula Kayuh Baimbai. Gerakan yang juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari sumbernya.
Menurut data dari Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, ada sekitar 435 unit bank sampah. Namun, yang masih aktif hanya kurang dari 200 unit, sedangkan sisanya tidak aktif.
Padahal, bank sampah sangat penting untuk mengurangi volume sampah yang akan dibuang ke TPA Banjarbakula.
Terlebih saat ini Banjarmasin masih berstatus darurat sampah. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, meminta agar seluruh bank sampah yang ada bisa dimanfaatkan oleh warga.
Yamin juga berharap 200 lebih bank sampah yang belum aktif bisa segera aktif kembali agar mempercepat pengurangan volume sampah.
“Salah satu upaya 3R, artinya menggunakan kembali, dan muncullah bank sampah menampung, memilah sehingga bisa meraih keuntungan. Banjarmasin ada 432 bank sampah, diharapkan jadi solusi permasalahan sampah di Banjarmasin, kenyataannya cuma ada 200 unit. Kegiatan ini bertujuan menginventarisasi bank sampah,” katanya.
Darurat sampah sendiri terjadi sejak penutupan TPA Basirih pada Februari 2025 lalu oleh Kementerian Lingkungan Hidup. Kondisi ini mengharuskan DLH Banjarmasin membuang sampah residu ke TPA Banjarbakula sebagai solusi jangka pendek.
Reporter: Zein Pahlevi





