Visualisasi Jalan Salib Isi Rangkaian Jumat Agung

Banjarmasin, Duta TV — Rangkaian Pekan Suci diawali dengan peringatan Kamis Putih yang mengenang perjamuan terakhir Yesus bersama para murid-Nya.
Selanjutnya, umat Katolik memasuki Jumat Agung, sebuah hari untuk mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib.
Dalam peringatan ini, digelar pula tablo atau drama visual yang menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus, mulai dari penangkapan, pengadilan, hingga penyaliban.
Romo Paroki Gereja Hati Yesus Maha Kudus, Simon Edy Kabul Teguh Santoso menjelaskan, Pekan Suci merupakan inti dari iman Kristiani yang berujung pada kemenangan Yesus atas maut.
“Kegiatan awal Pekan Suci dimulai dari Kamis Putih, saat Yesus mengadakan perjamuan malam. Lalu hari ini Jumat Agung untuk mengenang sengsara Tuhan. Tablo tadi menggambarkan perjalanan penderitaan Yesus hingga disalib dan wafat. Namun Yesus mengalahkan maut, dan itu akan dirayakan pada Sabtu malam, yang menjadi inti Pekan Suci dan akan ditutup pada perayaan Paskah Minggu,” jelasnya.
Dalam tablo tersebut, Yesus diperankan oleh salah satu anggota Orang Muda Katolik. Proses pemilihan dilakukan melalui voting dengan persiapan yang matang selama 40 hari. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan gereja, sekaligus memperdalam pemahaman iman.
“Kami kemarin melakukan voting dengan beberapa kandidat untuk memerankan Yesus. Awalnya saya merasa takut dan gelisah, karena ini bukan tokoh sembarangan. Tapi juga ada rasa senang dan antusias. Kalau ada kesempatan mengadakan tablo, kami akan melakukannya. Persiapannya selama 40 hari, dan penampilan ini sudah sesuai harapan,” ucap Satryo Permana, pemeran Yesus sekaligus Ketua OMK.
Rangkaian Pekan Suci akan mencapai puncaknya pada malam Sabtu Suci dan ditutup dengan perayaan Hari Raya Paskah pada hari Minggu, sebagai simbol kemenangan kehidupan atas kematian.
Reporter: Nina Megasari





