UNISM Resmikan Fakultas Kedokteran Hewan Satu-Satunya di Kalimantan

Banjarmasin, DUTA TV Universitas Sari Mulia resmi melaunching Fakultas Kedokteran Hewan yang menjadi program studi pertama dan satu-satunya di wilayah Kalimantan untuk bidang kedokteran hewan dan program profesinya. Peresmian ditandai dengan penggunaan gedung baru sebagai pusat kegiatan akademik.

Dalam kesempatan ini juga dilaksanakan pelantikan pejabat baru Fakultas Kedokteran Hewan. Kehadiran fakultas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan tenaga medis hewan di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya.

Direktur Dewan Eksekutif Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengatakan, pembukaan program studi Kedokteran Hewan di UNISM telah melalui proses dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Bahkan saat ini terdapat empat usulan program studi lain yang tengah mengantre untuk memperoleh rekomendasi.

Ia mengatakan, perubahan kebijakan di Kementerian Pendidikan turut memberikan peluang lebih besar bagi perguruan tinggi untuk membuka program studi baru, di mana klasifikasi akreditasi disederhanakan menjadi terakreditasi dan unggul.

Menurutnya, kebijakan ini memberikan ruang bagi perguruan tinggi yang telah siap secara mutu dan sarana prasarana untuk membuka program studi strategis, termasuk Kedokteran Hewan yang sangat dibutuhkan di wilayah Kalimantan yang luas.

Keberadaan Fakultas Kedokteran Hewan dinilai penting mengingat potensi penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit hewan yang dapat menular ke manusia. Selain itu, faktor lingkungan dan keamanan pangan juga menjadi perhatian karena kualitas kesehatan hewan berpengaruh langsung terhadap kesehatan manusia. BAN-PT menegaskan akan terus mengawal penjaminan mutu perguruan tinggi sekaligus mendorong pengembangan riset dan inovasi agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam penyediaan protein hewani yang sehat dan berkualitas.

“Kedepan akan banyak lulusan dengan kompetensi dokter hewan dihasilkan di universitas ini tidak harus mereka pergi ke Jawa ke daerah lain mereka bisa belajar di sini dengan biaya lebih murah karena transportasi juga terjangkau juga tentu keanekaragaman hewan di wilayah Kalimantan juga perlu dikembangkan baik hewan yang memang dibudidayakan untuk manusia maupun hewan-hewan liar lainnya yang menjadi tanggung jawab profesi kedokteran hewan untuk kelestariannya untuk itu saya selaku pengawal mutu perguruan tinggi BAN-PT tentu melaksanakan selamat.” ucap Prof. Dr. Ir. Ari Purbayanto, M.Sc., Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT.

Sementara itu, Rektor UNISM mengatakan, pasca diresmikan, pihaknya siap memulai proses pembelajaran pada Agustus mendatang. Hingga saat ini, tercatat 15 mahasiswa telah melakukan registrasi dari target 50 mahasiswa pada penerimaan perdana. Selain itu, dalam waktu dekat UNISM juga akan membuka rumah sakit hewan sebagai sarana penunjang pendidikan. UNISM juga bekerja sama dengan sejumlah mitra dan menyiapkan 13 tenaga pengajar yang kompeten sesuai bidang keilmuan masing-masing.

“Take pertama, untuk pendaftaran semua sudah mendaftar yang registrasi ada 15 sementara targetnya 50 mulai pembelajarannya secepatnya Agustus alhamdulillah sudah siap semuanya dan sebentar lagi nanti kita juga akan membuka RS hewan. Sambung take kedua, harapannya jadi anak-anak kita anak-anak Banua itu kalau mau jadi dokter hewan gak usah jauh-jauh sendiri di Banua sendiri ada kita akan menjadi yang terbaik berprestasi dan bersinar sesuai visi kita.” ujar Prof. Dr. H. Rr. Dwi Sogi Sri Redjeki, SKG., MP.D., Rektor Universitas Sari Mulia Banjarmasin.

“Profesi kedokteran hewan nanti di RS selain itu kita didukung mitra kita juga Balai Karantina Balai Inseminasi Buatan Veteriner dan klinik hewan sudah ada 13 tenaga pengajar sesuai bidang ilmunya masing-masing.” tutur Dr. Dede Mahdiyah, M.Si., CIRR., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan SDM UNISM.

“Saya akan memantau bagaimana internal kami aspek karena ini baru tentu aspek pembelajaran itu harus saya jamin dan saya pastikan itu akan berjalan dengan baik kurikulum peralatan praktikum dan sebagainya ini jadi pokok pemikiran kami di internal itu yang pertama tentu banyak hal internal tentang SDM kami untuk kapasitas harus ditingkatkan itu penting juga tapi pembelajaran itu harus segera karena kami sudah mulai melakukan rekrutmen para anak bangsa khususnya di BJM ini kemudian aspek-aspek lainnya eksternal ini penting eksternal bagaimana memperkenalkan menginformasikan tentang kedokteran hewan sudah ada di Kalimantan khususnya di Kalsel.” ucap Prof. Dr. drh. Agik Suprayogi, M.Sc., Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UNISM.

Dengan diresmikannya Fakultas Kedokteran Hewan ini, masyarakat Kalimantan Selatan memiliki akses pendidikan dan layanan kesehatan hewan yang lebih dekat serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *