UNISM Ajak Mahasiswa St. Paul University Philippines Pengabdian Masyarakat ke Panti Werdha Banjarbaru

Banjarbaru, DUTA TV — Universitas Sari Mulia (UNISM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kerja sama internasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama St. Paul University Philippines.
Kegiatan ini menyasar Panti Werdha Banjarbaru, dengan fokus utama pada pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta edukasi bagi lansia. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa profesi keperawatan Universitas Sari Mulia bersama mahasiswa program S-3 Keperawatan dari St. Paul University Philippines.
Pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari immersion program ini diisi dengan pemeriksaan kesehatan lansia, penanganan awal penyakit degeneratif seperti hipertensi, serta edukasi mengenai pola pengobatan dan perawatan lansia yang diterapkan di Kalimantan Selatan.
Selain pelayanan langsung, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan pendekatan keperawatan gerontik berbasis kearifan lokal atau local wisdom.
Kegiatan ini juga diisi kuliah pakar yang diikuti oleh mahasiswa UNISM, menghadirkan dosen pembimbing dari UNISM serta narasumber dari St. Paul University Philippines sebagai upaya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam keperawatan khusus lansia.
Rektor Universitas Sari Mulia, Dr. Hj. Rr. Dwi Sogi Sri Redjeki, mengatakan kegiatan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama internasional yang telah terjalin sejak beberapa tahun terakhir. Ia berharap kerja sama internasional ini semakin meningkatkan kualitas dan prestasi lulusan sesuai dengan kebutuhan global.
“Untuk mengimplementasi yang sudah pernah kita lakukan seperti tahun-tahun lalu sekaligus kita memperpanjang MoU dengan Universitas St. Paul Philippines, biasanya dari Malaysia, Taiwan salah satunya itu. Jadi lulusan kita semakin berkualitas, semakin berprestasi, jadi kita selalu mewujudkan apa saja yang diperlukan lulusan nanti,” tuturnya.
Senada, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan SDM, Dr. Dede Mahdiyah, M.Si., CIRR, menjelaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya mencakup pengajaran, tetapi juga pengabdian masyarakat, riset kolaboratif, serta program immersion. Kerja sama internasional ini juga berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas dan rekognisi internasional dosen, serta mendukung pencapaian indikator kinerja utama perguruan tinggi, di mana UNISM menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang terpilih oleh Dikti.
“Kegiatan dari bentuk implementasi kerja sama ini berupa pengabdian kepada masyarakat bersama, kemudian kegiatan kolaborasi riset bersama dengan mahasiswa Philippines beserta dosen yang ada di UNISM dan kuliah pakar narasumber dari St. Paul University Philippines dan dari UNISM. Selain itu juga immersion program ini salah satunya adalah mempelajari budaya yang ada di Banua, local wisdom dan local wealth yang menjadi visi dari UNISM,” jelasnya.
Sementara itu, mahasiswa St. Paul University Philippines, Nelson Nico, RN, MSN, mengungkapkan antusiasme mereka mengikuti kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan pengabdian masyarakat dan immersion program memberikan pengalaman berharga dalam memahami praktik keperawatan lansia serta budaya lokal di Indonesia.
“Mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan selama di Indonesia, terutama dari Universitas Sari Mulia. Kehangatan yang kami terima ini sejalan dan seiring dengan nilai sebagai Paulinian nurses yang kami pegang,” ungkapnya.
Dikatakan pula oleh Karen Kaye D. Alvarado, RN, LPT, MSN, yang juga salah seorang mahasiswa, bahwa budaya yang ada di Indonesia hampir memiliki kesamaan dengan Filipina, yakni orang-orangnya yang ramah dan baik.
Kegiatan ini ditutup dengan penandatanganan perpanjangan kerja sama antara Universitas Sari Mulia dan St. Paul University Philippines untuk mendukung pembelajaran dan kolaborasi ke depan yang disaksikan langsung oleh Ketua Yayasan Indah Banjarmasin.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





