Ukraina Diamuk 84 Rudal Rusia

Jakarta, DUTA TV — Perwakilan Ukraina menumpahkan amarahnya di rapat Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah Rusia menembakkan 84 rudal, Senin (10/10). Ukraina menyebut Rusia sebagai negara teroris.

“Rusia sekali lagi membuktikan mereka adalah negara teroris yang harus dihalangi dengan berbagai cara terkuat yang mungkin dilakukan,” kata Duta Besar Ukraina untuk PBB, Sergiy Kyslytsya, dalam pidato pembukaannya, seperti dikutip AFP.

Merespons pernyataan Ukraina, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, mengaku Moskow tidak secara langsung memerintahkan serangan rudal itu.

“Kami dituduh saat kami mencoba melindungi saudara dan saudari kami di Ukraina timur,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyebut serangan Rusia sebagai “tindakan eskalasi perang yang tak dapat diterima.”

PBB sendiri kala itu sedang menyelenggarakan debat untuk membahas pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.

Namun, debat itu berlangsung kala Rusia meluncurkan serangan rudal di berbagai kota Ukraina, termasuk Kyiv.

Berdasarkan keterangan Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina yang dirujuk CNN, Rusia meluncurkan lebih dari 84 rudal dan serangan udara. Dari total itu, militer Ukraina berhasil mencegat 56 rudal dan drone.(cnni)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *