Transfer Pusat ke Banjarmasin Berkurang Ratusan Miliar

BANJARMASIN, DUTA TV — Tahun 2026 mendatang, dana transfer pusat ke daerah akan berkurang, tak terkecuali ke Banjarmasin. Pengurangan itu disebutkan sebagai upaya pemerintah pusat untuk menjaga keseimbangan fiskal sambil mendorong perekonomian tumbuh di tengah keterbatasan.
Untuk Banjarmasin, mengalami pemotongan cukup besar, dari satu koma empat triliun menjadi sekitar satu triliun rupiah, berkurang sekitar 28 persen atau 300 miliar lebih dari total dana yang biasa diterima.
Saat dikonfirmasi, pihak BKPAD Banjarmasin mengaku akan melakukan penyesuaian dan efisiensi, serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah atau PAD, terutama dari sektor pajak, tapi tidak memberatkan masyarakat kecil.
“Ada penyesuaian untuk transfer pusat. Pertama, ada pengurangan se-Indonesia. Kalau dibandingkan APBD 2025, kurang lebih 300 miliarnya. Kalau perbandingannya APBD rancangan, TKD jadi 1,4, rancangan 2026 ini beturun jadi 1.062,” ujar Edy Wibowo, Kepala BPKPAD Banjarmasin.
Edy menambahkan akan melakukan pemetaan ulang karena banyak perubahan kondisi lahan di Banjarmasin. Selain itu, Pemko juga akan memaksimalkan pemanfaatan barang milik daerah dengan skema kerja sama bagi hasil atau sewa dengan pihak ketiga.
Reporter: Zein Pahlevi





