Tingkatkan Ekonomi, Puluhan Janda Dhuafa Dilatih Pijat Refleksi

Banjarmasin, DUTA TV — Puluhan janda dhuafa dari Yayasan Hasanuddin Madjedie dilatih pijat refleksi sebagai upaya meningkatkan ekonomi. Pelatihan diberikan Bank Syariah Indonesia Region Kalimantan dalam rangka memperingati Hari Ibu. Selain dilatih, peserta juga akan diberikan pembinaan hingga bisa berwirausaha secara mandiri dan berpenghasilan.
Pelatihan dilaksanakan di Kantor BSI KCP Kertak Hanyar. Pelatihan ini turut melibatkan Ikatan Istri Karyawan BSI atau IIK BSI, BSI Maslahat Banjarmasin, serta mitra pelatihan Aqilla’s Massage Therapy.
Regional CEO BSI Region Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu tahun ini diarahkan pada program yang berdampak langsung bagi penerima manfaat, khususnya perempuan yang membutuhkan penguatan kapasitas ekonomi.
Sefudin menambahkan, program “Mitra Terapis by BSI” ini diposisikan sebagai kegiatan pemberdayaan yang menekankan aspek keberlanjutan. BSI berkomitmen menghadirkan manfaat sosial yang lebih berjangka panjang.
“BSI memberikan kemanfaatan kepada lingkungan sekitar kami dalam rangka Hari Ibu. Hari ini kami memberdayakan janda dhuafa tahap pertama ada 20 orang kita bina supaya mereka menjadi perempuan-perempuan yang berdaya, perempuan-perempuan yang bisa mendapatkan penghasilan, dan ini bentuk tanggung jawab kami BSI,” ujar Sefudin.
“Selanjutnya kami juga akan bikin kegiatan-kegiatan lain, bukan hanya dilatih saja tapi juga akan dibina sampai mereka betul-betul bisa mandiri, bisa mendapatkan penghasilan, dan sekaligus bukan hanya penerima zakat tapi juga pemberi zakat,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua IIK BSI RO Sembilan Kalimantan, Shanti Agustina Sefudin, menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknya dalam kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas perempuan kepada perempuan, sekaligus upaya mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat.
“Untuk acara ini yaitu Mitra Terapis by BSI merupakan kegiatan yang dilaksanakan Ikatan Istri Karyawan dalam rangka memperingati Hari Ibu. Jadi kami ingin memberikan bentuk kasih sayang untuk ibu-ibu, khususnya janda dhuafa yang difasilitasi Yayasan Masjid Hasanuddin Madjedie. Kita beri pelatihan terapi dan refleksi, kita kasih kailnya sehingga ibu-ibu ini tak hanya menerima bantuan tapi suatu saat juga mereka bisa menjadi pemberi,” ucapnya.
Ketua Bidang Pendidikan dan Peribadatan Yayasan Hasanuddin Madjedie, H. Ifansyah, mengaku sangat berterima kasih atas dukungan BSI karena telah membantu jemaah untuk berdaya sehingga bisa membantu dan bermanfaat melalui keahlian pijat refleksi.
Momentum Hari Ibu menjadi pengingat bahwa penguatan peran perempuan tidak selalu harus melalui bantuan sesaat, namun melalui pengembangan kapasitas yang berkelanjutan. Pelatihan menghadirkan narasumber dan trainer Aryadi Rachman dari Aqilla Massage Therapy, meliputi materi dalam format pemaparan dan praktik, mulai dari pengenalan konsep pijat refleksi, pemahaman titik-titik refleksi, teknik tekanan dasar, hingga prinsip kenyamanan dan keamanan layanan.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





