Tingkat Sebaran Tinggi, Pemko Banjarbaru Batasi Aktivitas Berkumpul

Banjarbaru, DUTA TV — Dinkes Banjarbaru sejak awal Januari 2022 mendata jumlah warga yang terpapar covid 19 gelombang ketiga, dan sudah mencapai 134 orang. Bahkan dua diantaranya meninggal dunia dikarenakan faktor pemicu komorbit.

Terus bertambahnya jumlah warga yang terpapar langsung dibahas di tingkat Forkopimda, yang sepakat agar kegiatan monitoring, terhadap lokasi berpotensi penyebaran virus untuk dibatasi menjadi 50 persen.

Pembatasan dilakukan seperti lembaga pendidikan, warung makan, tempat hiburan dan café, sehingga melalui kebijakan itu akan maksimal pengaruhnya, dalam menekan penyebarah pandemi.

Selain itu, menurut Plt Kadinkes Banjarbaru Abu Yazid Busthomi, 10 Puskesmas diwajibkan menyediakan call centre,  untuk melayani keluhan pandemi saat jam kerja.

“sekarang 50% sesuai dengan surat edaran surat berlaku sejak tanggal 7 Februari dan berlaku selama 11 hari kedepan, nanti di evaluasi lagi oleh pemerintah pusat ke daerah-daerah terhadap perekmbangna kasus ini, nanti mendagri akan memberikan arahan dan turun ke daerah,” katanya.

Sementara itu berdasarkan data yang didapat di Rumah Sakit Idaman Banjarbaru, saat ini terdapat 15 pasien suspect covid yang masih dirawat.

Sebagian besar pasien yang dirawat di rumah sakit dengan penyakit comorbid, sehingga warga diharapkan melanjutkan vaksinasi dan terus menjaga protokol Kesehatan.

Reporter : Tarida Sitompul.

Redaksi

Editor & Uploader

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *