Terdampak Covid-19, Sebagian Anggota ASITA Kalbar Alih Profesi  

 

DUTA TV – Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kalimantan Barat, Nugroho Henray Ekasaputra mengatakan dampak wabah Covid-19 membuat sebagian anggotanya beralih profesi. Hal ini terpaksa dilakukan untuk mencari pemasukan lantaran aktivitas wisata sudah terhenti.

“Saat ini kami nyaris semua sudah tutup. Kalau pun buka itu hanya membantu konsumen mengurus pengembalian tiket dari maskapai. Walaupun kebijakan refund ada di maskapai. Saat ini teman-teman beralih profesi demi menyambung hidup. Ada yang jual madu, makanan, kurma dan usaha kecil-kecilan lainnya,” ujarnya di Pontianak, Selasa (28/4).

Ia menyebutkan bahwa selama sebulan ini penerbangan sudah sangat sepi. Pesawat hanya diisi oleh orang yang pulang kampung karena pekerjaannya sudah tak ada atau pelajar yang kegiatan kampusnya terhenti.

“Itu pun tidak banyak karena sebagian besar masih bertahan di tempatnya. Saat ini hampir semua agen travel di Kalbar tak lagi menjual tiket. Mereka juga telah lama merumahkan karyawannya,”kata dia.

Terkait penutupan penerbangan pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut dalam rangka membatasi penyebaran Covid-19.

“Di tengah wabah Covid-19, kita semua harus patuh dan taat kepada putusan pemerintah. Walaupun ini pukulan berat untuk industri agen perjalanan dan maskapai. Tetapi ini demi memutus mata rantai penularan virus,” ujarnya.

Soal dampak ekonomi dari pemberhentian penerbangan, kata Henray, dampaknya bisa berarti bisa tidak. Pasalnya selama musim pandemi, agen wisata memang sudah nol pemasukan. Dampaknya akan lebih terasa kepada konsumen, maskapai, bandara dan transportasi darat pengantaran-penjemputan di bandara, serta usaha ikutan di area bandara.

Dia berharap, upaya pemerintah ini bisa membuat sadar masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19. (ern/rep)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *