Telan 2 Korban Jiwa, DPRD Sepakat Bikin Pita Getar dan Pos Pantau di Jalan Ibnu Sina Tanjung Pagar

Banjarmasin DUTA TV – Adanya kasus balap liar yang menewaskan dua remaja di jalan Ibnu Sina kelurahan Tanjung Pagar, Banjarmasin Selatan, belum lama tadi, menjadi perhatian khusus DPRD kota Banjarmasin.
Terkait hal tersebut, komisi satu DPRD kota Banjarmasin menggelar rapat lintas komisi bersama komisi III, dengan mengundang Polsek dan Koramil Banjarmasin Selatan, Satpol PP dan Dishub, di ruang komisi I, Kamis (22/01/2026), siang.
Dalam rapat, pihak dewan dan stakholder sepakat untuk membuat pita getar dan pos pantau, demi mencegah kembalinya aksi balap liar.
Ketua komisi I DPRD kota Banjarmasin, Aliansyah, menjelaskan hal ini harus menjadi perhatian bersama terlebih dari orang tua dan tokoh masyarakat agar saling memperhatikan anaknya serta lingkungannya.
“Salah satu kesimpulan rapat adalah rencana pembuatan pita getar atau marka jalan melintang yang sengaja dibuat tidak rata. Ini bertujuan untuk menimbulkan getaran dan suara, agar pengendara mengurangi kecepatan dan lebih waspada. Dan kita meminta juga ada pos pantau, dengan adanya pos pantau, potensi terjadinya balapan liar bisa dicegah sejak awal, sebelum aktivitas tersebut berkembang” ujar Aliansyah.
“Kami secara rutin melakukan kegiatan kepolisian di titik-titik rawan balap liar. Namun sejauh ini, kami masih mengedepankan langkah persuasif dengan memberikan imbauan kepada para remaja. Kita setuju dengan hasil rapat tadi dan kami juga akan terus melakukan patroli juga dimana yang pakai baju dinas di perkampungan dan yang baju bebas di wilayah yang sering terjadi balap liar,” tutur Christugus Lirens, Kapolsek Banjarmasin Selatan.
“Terkait hal tadi kita sepakat membuat pita getar dan pos pantau dan kIta akan mencoba berkordinasi dengan pibak PUPR terkait ini bersama Dishub yang pasti, kita memperbanyak penerangan dulu juga disana agar sedikit membuat pelaku balap sedikit takut,” ujar Syarifah Saqinah, wakil ketua komisi III DPRD.
Sementara itu, pihak Satpol PP juga akan turut melakukan patroli, dan dalam rapat juga diberikan saran agar kawasan tersebut bisa dijadikan lokasi pasar wadai khusus di Banjarmasin Selatan, agar tidak ada lagi balap liar yang biasanya semakin sering terjadi di bulan ramadan.
Reporter : Ade Yanuar





