Tarif Iuran Dikembalikan, BPJS Tunggu Salinan Putusan MA

DUTA TV BANJARMASIN – Iuran jaminan kesehatan atau iuran BPJS kesehatan batal mengalami kenaikan, menyusul dikabulkannya sebagian permohonan uji materi terhadap Peraturan Presiden No. 75 tahun 2019, tentang jaminan kesehatan.
Pengembaliam tarif ke angka sebelumnya tentu memberi angin segar bagi peserta mandiri, yang mengaku cukup terbebani dengan kenaikan yang ada
“Saya mandiri bayar sendiri, sudah ada siaran di TV, jadi langsung tahu harganya turun, tadi laporin keluarga mertua mau diikutkan BPJS,†ujar Rahma, peserta BPJS Mandiri.

Diketahui sebelumnya kenaikan iuran BPJS kesehatan per Januari 2020, sebesar 100{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} untuk kelas 2 dan satu. Sedangkan peserta kelas 3 naik dari Rp25.500,- menjadi Rp42.000,- per jiwa.
BPJS Tunggu Salinan Putusan MA
Sementara itu pasca dikabulkannya Juducial Review oleh Mahkamah Agung, terkait perpres No. 75 tahun 2019 tentang jaminan kesehatan, BPJS belum memberikan komentar dan respon terkait putusan dimaksud. Pihaknya menunggu salinan amar putusan dari Mahkamah Agung, dan berdalih akan mengikuti setiap keputusan resmi pemerintah.
Reporter : Fadli Rizki





