Tak Perlu Sedih Jika Anda Direndahkan Orang Lain

Galau? Kata ini biasanya keluar kalau seseorang mendapat hinaan atau cacian dari orang lain. Ada saat saat dalam pergaulan, anda mungkin merasa direndahkan, merasa terhina atau merasa diremehkan karena kedudukan, status sosial , jenis pekerjaan atau hal-hal lainnya. Lalu anda pun merasa direndahkan sedemikian rupa. Sabarlah dan ucapkan “ alhamdulillah”

Bingungkan? Sedang dihina kok ucap “alhamdulillah” ?? Ya..karena pada saat  anda merasa dihina atau memang benar – benar dihina atau bahkan di caci dan dipermalukan dihadapan orang banyak, katakanlah “alhamdulillah”. Pada saat itu percayalah bahwa sedang terjadi “transfer” pahala dan dosa yang begitu cepat. Dimana pahala anda sedang bertambah, sedangkan dosa-dosa anda sedang diambil orang yang telah menghina anda. Bukankah hal itu membahagiakan? Mendapat pahala gratis dan dosa terhapus tanpa usaha.

Lihat Juga :  Kemdikbud Bentuk Tim Tangani Kekerasan Seksual hingga Bullying

Susah memang pada awalnya, tapi yang jelas tak perlu merasa terhina saat dihina orang lain.karena orang yang mudah menghina orang lain biasanya kebanyakan bukanlah orang yang mulia. Jangan-jangan justru lebih hina dari orang yang dihina.

Mengutip salah satu firman Allah subhanahuwata’ala dalam Al Qur’an yang berbunyi

hai orang – orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok – olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok – olok) lebih baik dari mereka yang mengolok – olokan” (Qs Al- Hujurat, 49 : 11)

Jadi jelas sekali bahwa firman allah tadi mengingatkan kita untuk tidak mudah mengeluarkan kata-kata yang bersifat mengolok atau mengejek bahkan sampai menghina orang lain .karena hal itu  dapat melukai perasaan orang lain.

Lihat Juga :  Kemdikbud Bentuk Tim Tangani Kekerasan Seksual hingga Bullying

Dan bagi anda yang sudah terlanjur merasa terhina oleh orang-orang yang semena-mena memandang rendah anda, berusahalah untuk tidak meperdulikannya dan memaafkan mereka. Jadilah seperti ilalang yang meski diinjak-injak orang namun masih tetap tumbuh. Dan jadilah seperti baja yang makin di tempa makin kuat.

Ketahuilah bahwa cara terbaik membalas hinaan bukan juga dengan hinaan. Namun dengan sebuah pembuktian bahwa anda lebih berharga dan lebih baik dari mereka !!!

Lihat Juga :  Kemdikbud Bentuk Tim Tangani Kekerasan Seksual hingga Bullying

 

Oleh : Yusman Asriadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *