Tagihan Melonjak, PDAM Kotabaru Tepis Terkait Penggratisan

DUTA TV KOTABARU – Sejumlah pelanggan PDAM Kotabaru mengeluhkan tagihan pemakaian air.

Keluhan ramai ditulis di media sosial terkait lonjakan tagihan bulan Agustus untuk pemakaian air bulan Juli.

Lonjakan itu ada yang mencapai lima sampai enam kali lipat dari bulan-bulan sebelumnya.

Lonjakan terjadi setelah penggratisan pembayaran selama 2 bulan oleh pemkab Kotabaru terkait dampak COVID-19.

Menanggapi ini, manajemen PDAM Kotabaru mengakui dalam tiga hari terakhir, pengaduan soal lonjakan tagihan pemakaian air lebih banyak dari biasanya.

Namun ditegaskan bahwa hal itu tidak terkait kebijakan penggratisan bulai Mei dan Juni lalu.

Sebelum-sebelumnya pun pengaduan soal lonjakan tagihan pemakaian air ada saja, faktornya bisa karena kelalaian petugas, kelalaian pelanggan sendiri, maupun kebocoran instalasi yang tidak diketahui.

“Komentar semacam itu memang ada, tapi setiap bulan kita tidak bisa merekayasa angka, kita mencetak pembayaran rekening air berdasarkan angka di water meter, yang disubsidi bulan Mei Juni tetap kita baca untuk dilaporkan ke Pemda, Pemda nantinya yang akan bayar,” ungkap Syarwani, PLT Kabag Humas dan Hublang PDAM Kotabaru.

Bagi pelanggan yang mengalami lonjakan tagihan pemakaian air, PDAM Kotabaru meminta agar melakukan konfirmasi sebelum tanggal 27 setiap bulannya.

Selanjutnya PDAM akan melakukan pengecekan baik administrasi maupun teknis di lapangan guna mengetahui penyebab terjadinya lonjakan.

Reporter : Nazat Fitriah

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *