Survei Paspampres di Kalteng untuk Ratu Belanda Berujung Duka

 

DUTA TV – Kapal motor cepat yang ditumpangi anggota Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres) mengalami kecelakaan di Sungai Sebangau Pelabuhan, Palangkaraya, Senin (9/3). Speed boat mereka bertabrakan dengan speed boat umum. Berdasarkan informasi awal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Kapal milik TNI AD itu ditumpangi 18 orang. Di antara mereka ada tujuh anggota Paspampres dan delapan anggota TNI. Delapan anggota TNI itu terdiri dari empat anggota Kodim 1011/Kuala Kapuas dan empat anggota Bekang TNI. Selain itu, ada seorang warga Amerika Serikat beserta pengawalnya yang juga berkebangsaan AS. Satu orang lagi di kapal tersebut adalah warga yang bertindak sebagai pemandu.

“17 penumpang (speed boat TNI AD) berhasil ditemukan. Satu orang belum ketemu, yaitu Dandim 1011/Klk,” kata Kapusdatin dan Humas BNPB Agus Wibowo kepada Kompas.com.

Adapun speed boat umum yang bertabrakan dengan speed boat TNI AD ditumpangi oleh delapan orang. “(Untuk penumpang speed boat umum), saat ini sedang dilakukan proses pencarian dan evakuasi,” lanjut Agus.

Sedianya, rombongan Paspampres hendak melakukan survei lokasi yang akan dikunjungi oleh Presiden Jokowi bersama Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima. Sebelumnya, Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membenarkan peristiwa itu.

Ia memastikan bahwa seluruh personel Paspampres selamat. Setelah kecelakaan, pihaknya masih menunggu arahan apakah kegiatan survei Paspampres tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

Sumber : kompas.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *