Serius Tatap Liga 2, Barito Putera Datangkan Coach Stefano Cugurra

Banjarmasin, Duta TV – Kejutan diberikan manajemen Barito Putera dengan resmi merekrut pelatih ternama di kompetisi Liga 1 Indonesia, yakni Stefano Cugurra, Senin malam (02/06).

Pelatih sarat prestasi di Liga Indonesia tersebut menandatangani kontrak resmi berdurasi 1 musim, bersama owner tim Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, di kediaman founder tim di kawasan Kampung Melayu Darat.

Pria berusia 50 tahun ini berani mengambil risiko untuk turun ke Liga 2 lantaran sejalan dan tertarik dengan proyek Barito Putera.

Pasalnya, Barito Putera serius untuk bisa menjadi juara Liga 2 dan promosi di Liga 1, serta terus melanjutkan proyek untuk berprestasi.

“Mereka punya proyek yang bagus, mereka ingin kembali ke Liga 1, dan setelah itu mereka tetap punya proyek bagus di Liga 1. Dan kita ke sini ingin bisa bawa Barito ke Liga 1. Ini adalah situasi di sepak bola. Saya pernah menghadapi ini di Thailand, dan saya bisa membawa tim tersebut naik ke Thai League,” ujarnya.

Sementara itu, owner Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, menjelaskan hal ini merupakan bentuk keseriusan Laskar Antasari mengejar target untuk bisa kembali ke kasta tertinggi Liga Indonesia.

Terlebih, coach yang akrab disapa Coach Teco dipilih dikarenakan kualitasnya sebagai arsitek tim yang tak diragukan lagi dengan segudang pengalaman dan prestasinya di Liga 1.

“Alhamdulillah, kami hanya ingin menjalankan apa yang diinginkan masyarakat Banua, dan amanah Abah dan Mama tercinta bahwa Barito Putera ini, dan setelah kita berdiskusi serta melihat data-data, yang terbaik adalah Coach Stefano atau Coach Teco. Dan ini adalah bentuk keseriusan kita untuk bisa kembali ke Liga 1. Kita tahu bagaimana kualitas dari Coach Teco yang pernah membawa Bali United juara dua kali dan Persija juga. Dan tentu ini adalah keseriusan beliau yang mau bertaruh dengan nama besar untuk turun ke Liga 2,” jelasnya.

Coach Stefano Cugurra merupakan mantan pelatih Bali United di musim lalu dan berhasil membawa tim Serdadu Tridatu finis di posisi 8 klasemen akhir, dan mengoleksi 3 gelar juara Liga 1, di antaranya bersama tim Persija Jakarta di tahun 2018, dan selanjutnya bersama Bali United di musim 2019, 2021, dan 2022.

Reporter: Ade Yanuar

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *