Serapan Belanja Banjarmasin Rendah

Banjarmasin, DUTA TV — Hingga akhir Juli 2025, serapan belanja Pemko Banjarmasin masih tergolong rendah, yakni baru sekitar 33 persen.

Penyesuaian program dengan kepala daerah yang baru menjadi dalih tertundanya pembangunan.

Selain itu, jangka waktu pengerjaan yang pendek setelah melakukan penyesuaian membuat pihak dinas menunda pengerjaan program mereka.

Beberapa program harus bergeser di APBD Perubahan, bahkan di antaranya baru bisa dilaksanakan pada 2026 mendatang.

Kepala BPKPAD Banjarmasin, Edy Wibowo, meminta seluruh SKPD di lingkungan Pemko Banjarmasin bisa mengoptimalkan serapan belanja mereka agar anggaran yang sudah ada bisa terserap dan digunakan sesuai dengan peruntukannya.

Edy mengatakan, capaian serapan anggaran saat ini telah mencapai 33 persen.

“Sudah tercapai 33 persen. Saat ini masih berproses karena banyak SKPD yang melakukan penyesuaian di APBD murni. Dengan waktu yang pendek, teman-teman menyesuaikan kondisinya sehingga bisa mengoptimalkan serapan belanja ke depannya,” ujarnya.

Edy juga berharap tak ada penumpukan pengerjaan proyek fisik pada akhir tahun 2025 ini. Sedangkan untuk pagu belanja Pemko Banjarmasin pada tahun ini sekitar Rp2,4 triliun.

Reporter: Zein Pahlevi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *