Sekolah Rakyat Jadi Investasi Masa Depan Keluarga Rentan di Tanah Bumbu

Tanah Bumbu, Duta TV — Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu mulai menjalankan kegiatan pendidikan tahun ajaran 2026/2027.
Sebanyak 270 peserta didik dari berbagai kecamatan di Kabupaten Tanah Bumbu mengikuti program pendidikan dengan pola berasrama.
Salah satu peserta didik adalah Aditya Rehan Al-Ghazali, siswa kelas 1 SMA yang sebelumnya bersekolah di SMPN 1 Pagatan.
Aditya merupakan anak dari Mardiasah, warga Pagatan, yang sehari-hari bekerja di bidang kebersihan sekolah.
Di tengah kondisi keluarga, dengan suami yang masih dalam masa pemulihan setelah mengalami stroke, kebutuhan pendidikan anak menjadi salah satu pengeluaran yang harus diperhitungkan.
Mardiasah mengaku bersyukur anaknya mendapat kesempatan bersekolah di Sekolah Rakyat.
Ia berharap Aditya dapat mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih masa depan yang lebih baik.
“Terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada anak saya untuk sekolah di sini. Semoga anak saya bisa belajar dengan baik dan memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Mardiasah, orang tua siswa.
Aditya merupakan satu dari 270 peserta didik yang masuk dalam program Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanah Bumbu.
Program ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam desil satu dan desil dua berdasarkan pemeringkatan sosial ekonomi.
Selain pendidikan, peserta didik mengikuti pola pembelajaran berasrama dengan berbagai fasilitas yang disiapkan dalam program.
Pada awal kegiatan, peserta didik mengikuti orientasi lingkungan sekolah dan screening kesehatan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing.
Bagi keluarga peserta didik, dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi orang tua untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan meningkatkan produktivitas.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat, ada 270 keluarga yang tanggung jawabnya menjadi lebih ringan dan bisa memikirkan hal-hal lain,” ujar Andi Rudi Latif, Bupati Tanah Bumbu.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menilai Sekolah Rakyat merupakan bagian dari investasi jangka panjang.
Menurutnya, ketika anak-anak dari keluarga rentan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik, tetapi juga oleh keluarga dan lingkungan sosial di masa mendatang.
Bagi Mardiasah dan keluarga lainnya, Sekolah Rakyat menjadi kesempatan untuk memastikan pendidikan anak tetap berjalan di tengah keterbatasan ekonomi.
Sementara bagi pemerintah daerah, program ini diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga rentan.
Reporter: Upi
RLPPD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun Anggaran 2020






