Satu Anak di Banjarmasin Meninggal Akibat DBD

Banjarmasin, DUTA TV Kasus DBD atau Demam Berdarah di Banjarmasin di awal tahun 2023 ini dilaporkan meningkat.

Dari data sedikitnya enam orang terdekteksi terpapar virus dari gigitan nyamuk aedes aegypti. Satu diantaranya seorang balita yang dilaporkan meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Ramadhan, mengungkapkan keenam kasus ditemukan di pemukiman padat penduduk.

“Sampai tanggal hari ini memang ada laporan enam kasus DBD, satu anak meninggal umur satu tahun, ini karena cuaca ekstrem, angkanya memang meningkat dari tahun 2021 dan 2022, masyarakat harus melakukan PHBS, 3M Plus, pemberian serbuk abate, fogging itu jalan terakhir, memang disinyalir di wilayah padat penduduk,” ujar Ramadhan.

M. Ramadhan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin
M. Ramadhan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (foto : duta tv)

Tercatat dari Oktober hingga Desember 2022, terdapat 13 kasus DBD. Angka ini meningkat dari tahun 2021 sebanyak 11 kasus.

Reporter : Nina Megasari

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *