Roy Rakit Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Rumah Pribadi

BANJARMASIN, DUTA TV — Dari deretan empat panel surya di atap rumahnya, Roy Wishnu Purnama, seorang pegawai negeri sipil di Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil memanfaatkan energi matahari untuk menekan biaya listrik rumah tangganya secara signifikan.
Berbekal referensi dari buku dan video YouTube, pria berusia 52 tahun ini merakit sendiri sistem pembangkit listrik tenaga surya secara otodidak di rumahnya. Inisiasi itu bermula saat pandemi COVID-19 pada tahun 2020.
Ketika aktivitas di rumah semakin meningkat, awalnya Roy menggunakan sistem off grid dengan penyimpanan energi di baterai. Namun karena dinilai kurang efisien dan membutuhkan perawatan rutin, ia beralih ke sistem on grid dengan empat panel surya yang terhubung langsung ke listrik rumah.
Energi yang dihasilkan langsung digunakan, sementara kelebihan energi otomatis dialirkan ke jaringan PLN.
Dengan modal sekitar sepuluh juta rupiah, panel surya ini kini menopang sebagian kebutuhan listrik rumahnya. Dari total konsumsi harian sekitar seribu dua ratus watt, sekitar empat ratus watt ditopang dari energi surya.
Hasilnya, tagihan listrik yang sebelumnya mencapai satu koma lima juta rupiah per bulan, kini turun menjadi sekitar delapan ratus hingga sembilan ratus ribu rupiah.
Dari perawatannya yang terbilang mudah, Roy pun berencana menambah hingga dua puluh panel dan beralih ke sistem hybrid yang lebih fleksibel. Namun, harga peralatan masih menjadi tantangan utama baginya. Roy pun mengajak masyarakat memanfaatkan energi matahari yang melimpah.
Menurutnya, jika ada dukungan atau subsidi dari pemerintah, bukan tidak mungkin bakal semakin banyak orang yang berani beralih ke energi bersih.
Reporter: Nina Megasari





