Ratusan Porsi Menu MBG di SDN 1 Loktabat Utara Diduga Basi

BANJARBARU, DUTA TV — Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa-siswi SD Negeri 1 Loktabat Utara Kota Banjarbaru terindikasi basi.

Tak tanggung-tanggung, dari 544 porsi MBG di sekolah ini, 50 persennya mengalami basi.

Menu MBG tersebut sebelumnya didistribusikan ke kelas-kelas dengan menu mie kuning, telur, dan stik tempe. Namun untuk mie kuningnya sudah beraroma kurang sedap atau basi dan telurnya berlendir.

Menurut Evi, salah satu orang tua murid SD Negeri 1 Loktabat Utara membenarkan adanya menu makanan bergizi gratis yang basi.

Bahkan, Evi menuturkan kondisi menu MBG yang basi bukan kali ini saja, akan tetapi sudah terjadi beberapa kali sejak adanya program Makan Bergizi Gratis di sekolah ini.

“Memang sudah beberapa kali MBG di sini basi. Pernah juga anak-anak mendapati tahu berjamur dan susu kedelai basi, mie-nya juga ada yang basi. Karena rasanya tidak enak, jadi tidak dimakan oleh anak-anak. Program ini sebenarnya saya dukung, tapi kalau bisa ada tim dari sekolah yang mencicipi terlebih dahulu, layak atau tidak sebelum dimakan anak-anak,” ujar Evi.

Sementara itu, Kepala SD Negeri 1 Loktabat Utara, Muhammad Muhransyah, mengatakan pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini kepada Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kelurahan Sungai Besar yang menjadi penyalur program MBG di sekolah tersebut.

“Kalau di sekolah kami datang sekitar jam delapan, hari ini ada ditemukan mie-nya berbau basi dan sebagian telur berlendir. Alhamdulillah terdeteksi, jadi tidak sampai dikonsumsi anak-anak. Jumlahnya 544 porsi, dan untuk yang sebanyak ini baru pertama kali. Sebelumnya memang pernah ada yang beberapa basi, tapi hari ini jumlahnya lebih banyak. Tidak 100 persen, separonya ada, dan sudah kami laporkan ke pihak dapur serta dibawa kembali ke sana,” terangnya.

Muhransyah membenarkan bahwa kejadian MBG basi ini bukan yang pertama kalinya terjadi di SD Negeri 1 Loktabat Utara, namun kejadian sebelumnya tidak separah hari ini.

Guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, kemudian pihak sekolah menghubungi SPPG penyedia MBG untuk kemudian menarik kembali menu makanan yang basi.

Reporter : Suhardadi

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *