PM Pakistan Imran Khan Digulingkan

Jakarta, DUTA TV  — Imran Khan resmi diberhentikan sebagai Perdana Menteri (PM) Pakistan, Minggu (10/4/2022). Sebanyak 174 anggota parlemen mendukung mosi tidak percaya ke mantan pemain kriket berusia 69 tahun itu.

Ia membuat sejarah menjadi PM yang digulingkan lewat mosi tak percaya. Khan sendiri menjabat sejak 2018.

Mengapa ini terjadi?

Khan digulingkan pasca seminggu yang panas di parlemen. Hal ini terkait ekonomi. Ia dianggap tak becus mengurus perekonomian negara di tengah pandemi Covid-19. Pakistan mencatat inflasi yang tinggi, dua digit, yang mendominasi sebagian besar masa jabatannya.

Bukan hanya itu, kebijakannya yang mengumumkan pemotongan harga bahan bakar dan listrik domestik di tengah kenaikan harga global, menjadi boomerang. Langkah ini menambah tekanan lebih lanjut pada defisit fiskal Pakistan yang selama ini memang punya masalah kronis, belum lagi neraca perdagangan.

Pekan kemarin mata uang Pakistani rupee (PKR) juga jatuh ke posisi terendah dalam sejarah terhadap dolar AS. Bank sentral Pakistan, Bank Negara Pakistan, juga menaikkan suku bunga secara tajam dalam pertemuan darurat.

“Sebagian dari itu adalah situasi yang mereka warisi dari pemerintah sebelumnya dan sebagian dari itu tentu saja Covid-19” kata Shahrukh Wani, seorang ekonom di Sekolah Pemerintahan Blavatnik, Universitas Oxford, dikutip Al Jazeera.

“Tetapi … reformasi tidak pernah dilakukan.”

Dukungan militer terhadapnya juga telah hilang. Khan disebut berselisih dengan militer soal penunjukan penting dan kebijakan luar negeri.

Khan sendiri menyerukan protes pada keputusan parlemen. Ia bahkan menyerukan ke pendukungnya untuk berdemo. Ia juga meyakini mosi tidak percaya di parlemen adalah konspirasi yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Menurutnya ada surat diplomatik AS yang memperingatkan untuk mencopotnya sebagai PM.

Belum diketahui siapa PM baru Pakistan. Namun politisi oposisi Shehbaz Sharif, adik mantan PM Nawaz Sharif, mengajukan dirinya, dalam laporan terbaru Reuters.(cnbci)

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *