Perusahaan Tingkatkan Produksi, Tepis Masalah Pasokan

Kotabaru, DUTA TVRak minyak goreng yang kosong tampak menghiasi beberapa toko ritel di Kotabaru. Pemandangan ini mulai terlihat sejak penerapan kebijakan satu harga oleh Pemerintah.

Kelangkaan minyak goreng yang sudah berlangsung selama dua pekan ini pun banyak menuai pertanyaan masyarakat.

Terlebih di kotabaru terdapat pabrik pengolahan minyak goreng milik PT. Siem Darby Oils Pulau Laut Refinery yang memproduksi minyak goreng Alif.

Perusahaan sendiri menepis adanya kelangkaan karena masalah pasokan. Sebaliknya perusahaan justru telah meningkatkan kapasitas produksi.

Soal stok yang seolah-olah kosong di pasaran, hal itu ditengarai karena dampak masih terganggunya distribusi produk minyak goreng lain.

Executive Sales Marketing PT Sdo Pulau Laut Refinery Agus Andriono mengatakan suplai minyak goreng semakin meningkat.

“kapasitas produksi kita yang dulu 400-500 metrik ton sekarang menjdi 1900 metrik ton perbulan mungkin karena produk lain distribusiny sedang terganggu, jadi konsumsi Alif lebih tinggi sehingga seakan-akan kosong di pasaran padahal suplai kami meningkat,” katanya.

Sementara itu peningkatan kapasitas produksi minyak goreng sudah berjalan sejak awal Februari lalu setelah adanya penambahan mesin baru.

Peningkatan kapasitas produksi ini tidak terkait dengan masalah kelangkaan, namun sudah direncanakan lama dalam rangka ekspansi pasar.

Reporter : Nazat Fitriah.

Redaksi

Editor & Uploader

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *