Permintaan Bedah Rumah Ditindaklanjuti, Warga Minta Perbaikan Saluran Irigasi

Kabupaten Banjar, DUTA TVPermintaan warga Desa Kertak Hanyar 2 Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar kepada Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan HM Isra Ismail untuk bedah rumah warga tak mampu, akhirnya ditindaklanjuti.

Rencananya, bedah rumah akan dimulai pada pertengahan Juli ini. Warga mengaku bersyukur keluhan mereka didengar dan ditindaklanjuti oleh wakil rakyat ke dinas terkait.

Pasalnya menurut warga setempat, Rusli, pasca banjir dua tahun lalu, banyak rumah warga desa mengalami kerusakan dan tak layak huni. Selain bedah rumah, warga kembali meminta bantuan untuk pembenahan insfrastuktur yakni perbaikan saluran irigasi, saat sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman yang dilaksanakan HM Isra Ismail.

Saluran irigasi sangat penting untuk mengaliri air ke sawah-sawah milik warga. Selain itu perbaikan saluran air juga untuk mengantisipasi banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan.

“Keberadaan beliau ini sangat membantu sekali bagi warga terutama bedah rumah. Dari saran beliau untuk bedah rumah kami usulkan sampai sekarang sudah tahap RAB (Rencana Anggaran Biaya), mungkin kata Dinas Perumahan awal atau pertengahan Juli akan dilakukan perbaikan,”ujar Rusli.

“Terimakasih kepada Bapak HM Isra Ismail yang  telah membantu masyaraakt kami di RT 1 melakukan bedah rumah,”kata Ketua RT 01 Halim Faedi.

“Ada beberapa hal yang sudah disampaikan masyarakat berkaitan dengan  bedah rumah. Ada juga masalah saluran pertanian. Ini bisa ditindaklanjuti karena  di desa Kertak Hanyar ini selain penduduknya pedagang, ada juga diantaranya petani. Diharapkan saluran air bisa lancar, baik untuk menghindari banjir seperti tahun yang  lewat. Mudahan ini bisa direspon baik kabupaten/kota maupun provinsi Kalsel berkaitan perbaikan aliran sungai maupun irigasi pertanian,”terang Isra.

Sosialisasi ini menghadirkan isma Agrianti, Kabid Perumahan Dari Dinas Perumahan Dan Permukiman Provinsi Kalimantan Selata. Sosialisasi ini juga bentuk kontribusi Dewan untuk mempermudah dinas terkait mendata jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan memilah bantuan yang akan menjadi prioritas di tahun ini.

 

Tim liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *