Perjuangan Sang Pejuang Filial

Duta TV Tapin Semangat anak – anak SDN Filial Dusun Mungguringkit Kecamatan Piani Kabupaten Tapin yang ingin mendapatkan pendidikan, tidak terlepas dari peran Lihudin, sang guru honorer.

Demi pengabdian dirinya terhadap dunia pendidikan, lelaki yang sering disapa Lihu ini pun rela setiap harinya harus menempuh jarak perjalanan sejauh 13 KM hanya untuk mengajar di sekolahan filial yang berada di ujung Kabupaten Tapin.

Hingga saat ini, bapak dua orang anak ini sudah 14 tahun menjadi salah satu pengajar honorer di Sekolah Dasar Negeri Harakit.

Lihudin bersiap berangkat mengajar

Jarak yang jauh diantara lereng Pegunungan Meratus tak membuat semangatnya menurun. Apalagi pendapatannya terbilang pas pasan. Namun ia tak mau menajdikan hal ini alasan.

Kebersamaan Lihudin bersama para siswa SDN Filial sebelum pelajaran dimulai

“Semangat merekalah yang membuat saya selalu suka cita dan membuat saya senang. Saya tidak pernah memikirkan lelah. Berapa gaji saya, saya tidak pernah memikirkan. Apalagi jika saya hitung – hitungan, perjalanan saya saja sudah jauh. Dari rumah sejauh 13 KM dan berjam – jam di jalan. Dengan keadaan pagi itu sangat rawan dengan daerah pegunungan yang sering terjadi pembajakan di jalan.

“Sebagai manusia saya takut. Tapi saya  berkeyakinan bahwa manusia itu berkarya karena Yang Di Atas. Saya mengandalkan itu,”tutur Lihudin mengenai perjuangannya setiap hari dalam memberikan ilmu untuk murid – muridnya.

Menurutnya, semangat para anak didiknya yang ingin belajar menjadi pemicu untuk tetap mengabdi di sekolah ini.

Reporter : Muhammad Irfansyah

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider


Find me on storial.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *