Perencanaan Puskesmas Beruntung Baru Tak Matang ?

Martapura, DUTA TV — Proyek relokasi pembangunan Puskesmas Beruntung Baru Kabupaten Banjar, diduga tak direncakana secara maksimal oleh konsultan perencana.
Pasalmya, proyek bernilai Rp5,7 milliar itu, banyak mengalami perubahan ditengah jalan dan berdampak pada waktu penyelesaian serta membengkaknya biaya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dan kontraktor pelaksana pembangunan Puskesmas Beruntung Baru mengklaim progress pekerjaan bangunan sudah mencapai 70 persen.
Proyek yang sempat bermasalah dalam pergantian pemenang lelang, seperti halnya puskesmas Sungai Tabuk, untuk bagian atruktur bangunan, sudah berhasil menyelesaikan sebagain dinding bangunan, dan tinggal pemasangan atap.
Namun dalam perjalanannya, diawal pekerjaan terlambat 14 hari, kemudian dalam perencanaan tidak ditemukan septic tank, sloop kolom talang beton, bahkan bangunan IPAL terpaksa ditiadakan, dikonveraikan mengganti batu bata menjadi bata ringan, yang menyebabkan bertambahnya anggaran Rp200 juta lebih.
“Kita akan kejar waktu,”kata Zainal, pengawas lapangan.
Akibat perubahan material batu bata ringan, untuk fasilitas instalasi pengolahan air limbah puskemas akan diupayakan pada tahun 2024.
Tim liputan





