Pencarian Helikopter Eastindo Air Melalui Jalur Udara dan Darat

Banjarbaru, DUTA TV — Helikopter milik Eastindo Air, yang mengangkut delapan penumpang termasuk seorang pilot, dilaporkan hilang kontak di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin kemarin.
Pada hari kedua pencarian oleh tim SAR melalui jalur darat dan udara menggunakan dua alutsista milik Mabes Polri dan armada dari BNPB.
Kepala Kantor SAR Banjarmasin, I Putu Sudayana, mengatakan helikopter milik BNPB lebih dulu melakukan operasi SAR, mulai bergerak sekitar pukul 07.50 WITA menuju lokasi yang telah ditetapkan dan diduga menjadi titik terakhir helikopter hilang kontak.
Putu menjelaskan, jika dua helikopter melakukan pencarian di titik yang sama, justru akan berisiko terhadap keselamatan tim SAR. Sehingga, dua heli tersebut bergantian melaksanakan pencarian.
“Helikopter dari Mabes Polri bergerak dari Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), langsung menuju Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Kalsel. Heli ini akan mendarat dan menunggu dulu di bandara itu. Helikopter dari Mabes Polri akan melaksanakan operasi setelah helikopter milik BNPB kembali. Helikopter bergantian dengan mempertimbangkan keamanan. Mohon doanya, semoga operasi hari kedua ini membuahkan hasil untuk menemukan helikopter yang hilang kontak,” jelasnya.
Sementara itu, sebanyak 140 personel gabungan yang dikerahkan akan melakukan pencarian pada area seluas 27 kilometer persegi di sekitar radius lokasi helikopter hilang kontak. Selain melalui jalur darat, pencarian juga melalui jalur udara dengan kolaborasi dua alutsista dari Mabes Polri dan BNPB.
Reporter: Suhardadi





