Pemuda Diingatkan Tak Terjebak Konten Negatif di Medsos

BANJARMASIN, DUTA TV – Ketua Komisi Satu DPRD Kalimantan Selatan, Rais Ruhayat, mengingatkan pemuda agar tak terjebak konten yang menyesatkan di media sosial. Hal itu ia sampaikan saat mensosialisasikan Perda Nomor 10 Tahun 2019 tentang Kepemudaan.

Ketua Komisi Satu meminta agar pemuda turut serta menjaga kondusivitas negara, tak mudah terhasut hal-hal negatif. Pasalnya, pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa, terutama dalam menyongsong bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.

Legislator dari Partai Amanat Nasional ini juga meminta seluruh komponen masyarakat agar memberikan perhatian lebih pada pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan generasi muda.

“Materi kita tentang pentingnya kepemudaan dan kita banyak menyampaikan bahwa masyarakat harus peduli dengan kepemudaan. Apalagi generasi muda sekarang sangat rentan dengan medsos dan lain-lain. Anak muda sekarang lebih mudah menyerap berita yang tidak baik dan ditanggapi responsif. Kami ingin mereka hadir sebagai pemuda berkualitas menyongsong Indonesia Emas di 2045,” ujarnya.

Ketua Komisi Satu juga mengajak para pemuda agar memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat, termasuk mengembangkan potensi diri. Pemerintah daerah bersama DPRD pun terus mendorong lahirnya program-program yang mendukung tumbuh kembang generasi muda agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *