Pemprov Kalsel Pelajari Teknologi WTE ke Kementerian LH

Jakarta, DUTA TV Dalam menangani persoalan sampah di daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mempelajari teknologi WTE atau Waste to Energy ke Kementerian Lingkungan Hidup. Usai pertemuan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo mengakui Kalimantan Selatan masih jauh lagi dalam mengembangkan WTE.

Selain nominal sampah, kemampuan keuangan daerah juga diakuinya cukup berat menjalankan program tersebut. Rahmat juga mengakui bahwa secara kesiapan, Provinsi Kalsel masih memiliki tantangan besar untuk masuk ke tahap pembangunan WTE. Karena itu, Pemprov Kalsel saat ini lebih memprioritaskan penanganan sampah di hulu, seperti edukasi pemilahan sampah rumah tangga, penguatan bank sampah, dan pengurangan sampah masuk ke TPA.

Meski memiliki tantangan besar untuk masuk ke tahap pembangunan WTE, namun Pemerintah Provinsi Kalsel akan tetap berusaha mewujudkan program tersebut. Teknologi insinerasi modern menjadi pilihan utama untuk program pembangkit listrik tenaga sampah yang mampu mengurangi volume sampah hingga 70–90 persen dan telah digunakan di banyak negara maju.

Reporter: Mawardi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *