Pemko Banjarmasin Pugar Mushola ‘Bersejarah’ Al Hinduan

Banjarmasin, DUTA TV — Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pemugaran bangunan Mushola Al Hinduan.

Proses pengerjaan bangunan yang menyimpan sejarah bagi kota seribu sungai sendiri sudah dimulai sepekan terakhir.

Mushola Al Hinduan yang berlokasi di sisi sungai Martapura atau tepatnya di Kawasan Siring Piere Tendean itu direnovasi dengan anggaran sebesar 1,4 miliar rupiah.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menuturkan jika pengerjaan perbaikan Mushola Al Hinduan oleh pemerintah setempat lantaran mengingat bangunan ini merupakan salah satu tempat bersejarah.

Musola Al Hinduan diketahui sudah berdiri sebelum indonesia merdeka atau sekitar tahun 1915. Saat ini mesin proyek sudah mulai beroperasi meratakan bangunan tersebut.

“Itu adalah kawasan cagar budaya, membangun ini tidak seperti membangun baru, tolong hati-hati dalam bekerja, mungkin disitu banyak peninggalan, itu juga direncanakan sebagai museum dan monumen, karena pada tahun 1936 dilaksanakan Muktamar NU ke 11 pertama kali di luar Pulau Jawa, itu membicarakan tentang visi misi dan cita cita negara nanti, terlebih saat itu belum merdeka,” Kata Walikota Banjarmasin.

Dari informasi yang dihimpun sebelumnya, bangunan didirikan oleh Habib Salim Bin Abubakar Al-Kaff atas tanah wakaf istrinya, Syarifah Salmah Al-Hinduan. Marga belakang sang istri lalu dimuat sebagai nama musola tersebut.

Tak hanya itu, lokasi tersebut juga pernah menjadi tempat penyelenggara Muktamar NU ke 11 pada tahun 1936, dan merupakan muktamar pertama kalinya digelar di luar pulau jawa.

Reporter : Nina Megasari – Zein Fahlevi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *