
Banjarmasin, DUTA TV — Status darurat sampah di Banjarmasin memaksa pihak Pemko untuk mencari solusi. Salah satunya dengan membangun rumah pilah sampah di setiap kelurahan di Banjarmasin.
Rumah pilah itu nantinya diharapkan bisa mengurangi sampah yang akan dibuang kembali ke TPA.
Rumah pilah menjadi salah satu solusi untuk mengurangi sampah yang akan dibuang ke TPA.
Pemko Banjarmasin mewajibkan setiap kelurahan memiliki rumah pilah sampah, seperti rumah pilah sampah Kelurahan Surgi Mufti yang berada di belakang Gedung Taekwondo Sultan Adam.
Rumah pilah ini nantinya diharapkan bisa terus konsisten dilakukan, agar tidak hanya sebatas kegiatan seremonial saja.
Peran tokoh masyarakat juga penting untuk mengingatkan warga agar bisa memilah sampah mereka sebelum dibuang.
Menurut Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, nantinya rumah pilah juga akan dilengkapi dengan sejumlah peralatan yang diperlukan seperti mesin pencacah sampah. Hal itu disampaikan Ananda usai meresmikan rumah pilah sampah Kelurahan Surgi Mufti, Senin sore kemarin.
“Ini solusi instan untuk menangani sampah jangka panjang. Karena di Banjarmasin TPS 3R cuma ada 16. Ini solusi instan, kita bangun lagi TPS 3R. Kami meminta untuk warga Banjarmasin bisa legowo. Akan dilengkapi dengan peralatan yang diperlukan rumah pilah,”ujarnya.
Ananda juga berharap kepada warga agar bisa legowo jika nantinya ada lahan yang digunakan untuk rumah pilah atau TPS 3R yang berada di sekitar rumah warga, karena penanganan darurat sampah juga memerlukan peran warga itu sendiri.
Reporter : Zein Pahlevi