Pemkab Abai, Warga Uruk Sendiri Jalan Longsor

DUTA TV TABALONG – Pengendara harus ekstra hati-hati jika hujan turun lantaran tanah uruk ini becek dan tergenang hingga menyulitkan untuk dilintasi.

Sudah lebih dari 6 bulan siring proyek jalan di Desa Sungai Anyar Kecamatan Banua Lawas Tanjung Kabupaten Tabalong ini longsor.

Karena belum ada perhatian serius dari pemerintah kabupaten setempat, warga dari sejumlah desa secara swadaya menggalang dana lalu gotong royong menguruk sendiri jalan yang rusak dan amblas.

Dari rekaman salah seorang warga, beberapa warga berkumpul menggunakan mini heksapator untuk menguruk jalan yang longsor.

Rusaknya jalan disebabkan jebolnya siring beton yang mengakibatkan longsor menggerus bantaran sungai sehingga hampir seluruh badan jalan amblas.

Menurut Khairil Anwar, Kepala Desa Sungai Anyar, Banua Lawas, Tanjung-Tabalong longsor sudah terjadi selama beberapa bulan.

“Longsor sudah lebih dari 6 bulan, puncaknya sepekan lalu. Jalan itu sudah tidak bisa dilewati. Akhirnya kami swadaya memperbaiki sendiri. Sudah puluhan juga dana yan gsudah digunakan. Kamai sudah melaporkan ke Pemkab Tabalong tapi belum ada perhatian,”ujar Khairil Anwar.

Sampai saat ini, aktivitas gotong royong warga masih berlangsung. Tercatat lebih dari 10 titik lokasi jalan rawan amblas dan longsor.

Warga setempat mengaku khawatir karena gerusan air sungai bisa saja melongsorkan jalan sewaktu-waktu. Warga juga berharap Pemerintah Kabupaten Tabalong tanggap terhadap situasi ini.

 

Reporter : Zaki Mubarak

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *