Pembakaran Lahan Pertanian Dominasi Karhutla

DUTA TV BANJARBARU – Di awal Oktober 2019 kebakaran hutan dan lahan masih terus terjadi di wilayah Kalimantan Selatan.

Dari pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan, untuk kebakaran hutan dan lahan mengalami penurunan yang cukup signifikan karena dalam beberapa hari sejumlah wilayah diguyur hujan.

Hanya saja menurut Kepala Pelaksana BPBD Kalimantan Selatan, Wahyudin, saat ini pembakaran lahan sisa pertanian justru mengalami perkembangan. Para oknum petani terutama di wilayah kabupaten Banjar berdalih pembakaran lahan untuk memutus mata rantai pertumbuhan hama tungro.

“Sekarang kebakaran didominasi lahan pertanian alasannya membunuh hama tungro,”ujar Wahyudin.

Dalih mematikan hama tungro dengan cara membakar lahan tetap dianggap tidak benar oleh BPBD. Wahyudin menegaskan ancaman pidana dan penjara tetap berlaku bagi oknum petani yang tertangkap basah membakar lahan.

“Sanksi pidana bagi petani yang tertangkap bakar lahan,”lanjutnya.

Diketahui pada 10 Oktober terpantau 125 titik api di lahan pertanian. Kendati jumlahnya  mulai mengalami penurunan,  namun BPBD tetap menyiagakan 5 unit heli bombing water untuk memadamkan api.

 

Reporter : Tarida Sitompul

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *