Peluncuran Satelit Satria-1 Mundur, Kemenkominfo Siapkan Back Up

Jakarta, DUTA TV — Peluncuran Satelit Indonesia Raya (Satria) – 1 yang semula akan diorbitkan pada kuartal ketiga tahun 2023 akan diundur. Hal itu sepeti dijelaskan Menteri Komunikasi Dan Informatika Johnn G.Plate dalam siaran pers virtual, Senin (23/11).
“Akibat keadaan kahar atau force majeure yaitu karena pandemi Covid-19 yang berdampak pada proses pengadaan dan produksi satelit broadband tersebut,”katanya.
Untuk itu Indonesia telah mempersiapkan sejumlah langkah. Pertama meminta perpanjangan waktu penempatan satelit di orbit selama 14 bulan kepada International Telecommunication Union yang diperkirakan paling cepat dapat dilakukan pada kuartal keempat tahun 2023.
Langkah kedua, agar orbit satelit 146BT tetap bisa digunakan, Indonesia telah memiliki back up filing satelit yang sudah didaftarkan sebagai cadangan, yang proses pendaftaran dan penyelesaian koordinasi menurut Johnny sudah dijalankan sejak lama.
Langkah alternatif lain yang dipersiapkan Kementerian Kominfo adalah operator satelit Indonesia dapat menyewa dan menempatkan satelitte floater dalam jangka waktu tertentu di slot orbit PSN 146E untuk memenuhi kewajiban regulasi, sehingga filing PSN 146E akan tepat tetap terjaga keberadaannya dan dapat digunakan oleh satelit Satria-1.
Apabila satria-1 berhasil diorbitkan, dipastikan infrastruktur internet di Indonesia akan mengalami percepatan digitalisasi dengan kapasitas 150 GBPS sebagai salah satu satelit terbesar di Asia. Satelit itu juga akan digunakan untuk pelayanan wi-fi di 150.000 titik layanan publik di seluruh Indonesia.(ant)
Peluncuran satelit Satria-1 diundur (foto:antara)





