Pandemi COVID 19, Jumlah Warga Miskin Banjarmasin Bertambah

BANJARMASIN DUTA TV Pemerintah kota Banjarmasin melalui Dinas Sosial menyebut adanya peningkatan kasus warga miskin baru di kota Seribu Sungai, pada kurun waktu 2020 hingga 2021.

Peningkatan angka warga miskin tersebut dinilai cukup signifikan hingga mencapai puluhan ribu orang.

Pandemi COVID-19 disebut-sebut menjadi penyebab utama bertambahnya warga miskin di ibu kota Kalimantan Selatan (Kalsel) ini dengan banyak warga yang harus kehilangan pekerjaan.

Lihat Juga :  Ratusan Atlet Kalimantan Selatan Jalani Vaksinasi Covid-19

Selain itu tingkat aduan warga ke dinsos pun meningkat, seperti belum masuknya data hingga berimbas belum menerima bantuan, yang diterima melalui loket layanan serta aplikasi.

“Memang tidak bisa dipungkiri bahwa wabah ini menjadi penyebab bertambahnya warga miskin baru. Ini dikarenakan ada yang kehilangan pekerjaan dan lainnya,” ujar Kepala Seksi Pengelolaan Analisa Data dan Informasi PMKS dan PSKS (Dinsos) Banjarmasin, Rahmanita Hartono.

Lihat Juga :  PPKM Berlanjut, Pemko Banjarmasin Minta Masyarakat Terus Terapkan Prokes

Sebelum adanya pandemi pada Maret 2020 lalu, jumlah rumah tangga yang sangat miskin hingga rentan miskin, berjumlah 40.653 rumah tanggal dengan total 143.308 anggota rumah tangga. Namun, pada bulan Oktober 2020 hingga kini terjadi peningkatan yang signifikan.

Jumlah rumah tangga sangat miskin dan rentan miskin meningkat menjadi 49.026, atau mengalami penambahan sebanyak 8.373 rumah tangga. Sehingga anggota rumah tangga yang termasuk kategori ini menjadi 163.391 jiwa, atau melonjak sebanyak 20.083 orang dibandingkan sebelumnya.

Lihat Juga :  Ratusan Lansia dan Remaja Antusias Ikut Vaksin Covid-19 di Polsek Bantim

Reporter : Nina Megasari


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *