PAM Bandarmasih Berkomitmen Distribusi Air Sampai ke Ujung Pelayanan

Banjarmasin, Duta TV — PAM Bandarmasih berkomitmen memperbaiki pelayanan distribusi air bersih sampai ke pelanggan yang berada di wilayah paling ujung pelayanan.
Hal itu diungkapkan saat PAM Bandarmasih menggelar family gathering dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-53 di kantor mereka, Minggu (15/02/26) pagi.
Hingga saat ini, Kecamatan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara merupakan wilayah yang distribusi airnya masih belum maksimal. Hal tersebut juga diakui oleh pihak PAM Bandarmasih karena jaringan pipa yang belum optimal. Selain itu, mereka juga belum membangun fasilitas yang memadai di kawasan Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara.
Pelaksana Harian Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, mengatakan pihaknya telah memprogramkan pemasangan jaringan perpipaan pada tahun 2026 di bagian hulu. Sedangkan untuk bagian hilir, mereka juga harus mempersiapkan berbagai material yang nantinya digunakan. Ia menegaskan, program tersebut memerlukan dukungan dari semua pihak, seperti Dinas PUPR, pihak kepolisian, dan Dinas Perhubungan, agar percepatan program strategis dapat terlaksana.
“Kita ada program strategis bertujuan meratakan distribusi air sampai ujung pelayanan kita. Ada tujuh program strategis, salah satunya kita memperbaiki pelayanan di Banjarmasin Utara dan Barat. Untuk memperbaiki layanan tersebut kita harus memperhatikan hilir hulunya. Salah satunya mempersiapkan pipa jaringan distribusi utamanya harus siap. Hulunya, pompa dan kelistrikannya harus kuat. Di 2026 ini ada pemasangan jaringan perpipaan yang harus dilakukan. Tidak bisa sendiri, tapi kerja sama semua pihak, PUPR yang mengerjakan jalan, kepolisian, perhubungan, banyak pihak yang terlibat,” ujar Zulbadi.
Pelayanan distribusi air oleh PAM Bandarmasih memang masih menjadi sorotan publik. Pasalnya, hampir seluruh kawasan yang berada di ujung pelayanan mengalami distribusi air yang tidak maksimal. Kondisi tersebut juga diperparah ketika terjadi kebocoran pipa yang mengharuskan dilakukan perbaikan.
Reporter: Zein Pahlevi





