Olahraga Lempar Pisau dan Kapak Merambah Kalsel

Banjarbaru, Duta TV – Salah satu olahraga ekstrem yang telah berkembang di berbagai negara, termasuk sejumlah provinsi di Indonesia, kini mulai merambah Kalimantan Selatan.

Olahraga tersebut adalah lempar pisau dan kapak. Meski tergolong ekstrem, beberapa mahasiswa yang baru mencoba berlatih justru mengaku tertarik untuk terus meningkatkan keterampilan mereka.

Tempat latihan lempar pisau dan kapak ini berada di Komplek Green Paradise, Jalan Gotong Royong, Kota Banjarbaru. Di lokasi ini, sejumlah balok kayu disusun sebagai target lemparan. Kegiatan latihan diinisiasi oleh mantan atlet karate Kalimantan Selatan, M. Nasrun.

Dengan menggunakan berbagai jenis pisau yang dipesan khusus, serta kapak besi maupun kapak bergagang kayu, sejumlah mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Resimen Mahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Kalimantan Selatan pun ikut bergabung dalam latihan.

Peserta secara bergantian melempar pisau ke balok kayu dari berbagai jarak—satu meter, dua meter, hingga tiga meter. Bagi yang sudah mahir, mereka ditantang melempar dari jarak tujuh meter atau lebih. Pisau yang digunakan hanya ditajamkan di bagian ujungnya, sehingga tetap memperhatikan aspek keamanan.

Sejumlah mahasiswa yang baru mencoba mengaku tertarik dan serius untuk terus berlatih. Mereka menyebut olahraga ini unik dan menantang, bahkan membuat mereka merasa seperti ninja atau prajurit.

“Baru berlatih dan tertarik,” ujar Dahlia dan Diniria Gea, mahasiswi.

“Kami penggiat dari Kapuas dan bermaksud mengajak teman-teman di Kalsel untuk berkembang,” kata M. Abdul Manik, penggiat olahraga lempar pisau dan kapak dari Kuala Kapuas.

Sementara itu, M. Nasrun, penggiat olahraga lempar pisau dan kapak di Kalimantan Selatan, mengaku tertarik karena olahraga ini sedang berkembang dan membawa dampak positif, khususnya dalam melatih konsentrasi tinggi.

“Ini olahraga yang baru berkembang, punya nilai positif tinggi bagi kesehatan dan konsentrasi,” ucap M. Nasrun.

Mantan atlet karateka INKAI Kalimantan Selatan ini juga tengah membangun kerja sama dengan anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) serta instansi militer, agar olahraga lempar pisau dan kapak bisa lebih dikenal dan berkembang di Kalimantan Selatan.

Bagaimana dengan Anda? Tertarik untuk mencobanya?

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *