Okupansi Hotel di Mandalika Sudah 100 Persen Penuh

Lombok, DUTA TV – Tingkat okupansi hotel di kawasan Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), mencapai 100 persen menjelang penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, seluruh kamar hotel di kawasan Mandalika telah terisi menjelang balapan yang digelar di Sirkuit Mandalika dari Jumat (9/10/2026) sampai Minggu (11/10/2026).

“Okupansi kalau di daerah Mandalika sudah 100 persen sudah habis, sudah enggak lagi tempat di sekitar Mandalika,” kata Iqbal, dikutip, Rabu (7/10/2026).

Meski kamar hotel di kawasan Mandalika sudah penuh, wisatawan yang hendak menyaksikan MotoGP 2026 masih dapat mencari akomodasi di kawasan lain di Pulau Lombok.

Iqbal mengatakan, ketersediaan kamar hotel masih ada di sejumlah kawasan di luar Mandalika.

Beberapa di antaranya adalah Kota Mataram, Senggigi, serta kawasan tiga Gili.

“Kalau di Mataram masih ada, makin jauh di Sengiggi masih ada, Gili Air Gili Trawangan juga masih ada, jadi kalau bicara di lingkar Mandalika sudah 100 persen,” kata Iqbal.

Dengan demikian, penonton MotoGP 2026 yang belum mendapatkan hotel di sekitar Sirkuit Mandalika masih memiliki pilihan akomodasi di kawasan lain.

Selain tingkat okupansi, Iqbal juga menyoroti harga kamar hotel dan transportasi selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika tahun ini.

Menurut dia, harga hotel dan transportasi di kawasan Mandalika mulai kembali normal dibandingkan tahun pertama penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, ketika harga mengalami lonjakan.

“Di hotel saya senang dengar bahwa teman-teman sekarang sudah enggak kemaruk lagi, dulu yang naikin sampai selangit sekarang sudah mulai mendekati ke normal,” kata Iqbal.

Iqbal mengatakan, kenaikan harga saat MotoGP tahun ini masih terjadi karena merupakan periode ramai kunjungan wisatawan, tetapi tidak setinggi sebelumnya.

“Seperti peak season, lebih mahal dari biasanya tetapi tidak terlalu tinggi, jadi teman-teman sudah mulai menjadi gaya hidup sehari-hari,” terang Iqbal.

Memasuki tahun kelima penyelenggaraan MotoGP di Mandalika, Iqbal mengatakan masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki dari waktu ke waktu.(kom)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *