Oknum ASN Perekrut Petugas Kebersihan Ilegal Siap Bertanggung Jawab

Banjarmasin, DUTA TVPasca aksi protes puluhan warga, jajaran DLH berhasil berkomunikasi via telepon selular.

Kabid kebersihan dan pengelolaan sampah DLH banjarmasin Marzuki mengatakan, oknum bersangkutan berjanji siap bertanggung jawab dan membubuhkan tanda tangan didalam surat pernyataan untuk menyelesaikan persoalan pribadinya.

“Jadi kita sudah komunikasi dengan yang bersangkutan, walaupun susah ditemui. Malam tadi kontak dan secara lisan yang bersangkutan berjanji sanggup bayar dan bertanggung jawab penuh, sesuai kwitansi yang tertera. Selanjutnya kami akan panggil orangnya, buat pernyataan tertulis dan ditanda tangani setelah kekantor. Posisi kondisi sakit tidak bisa kekantor, tunjangan dan aktifitas tukin distop, sejalan dengan kinerja, nanti diproses kepegawaian,” ucap Marzuki.

Marzuki Kabid kebersihan dan pengelolaan sampah DLH banjarmasin
Marzuki Kabid kebersihan dan pengelolaan sampah DLH banjarmasin

Oknum ASN Terancam Sanksi Kepegawaian & Kehilangan Tukin.

Sementara kepala DLH Banjarmasin Muhyar mengakui, akibat ulah oknum pegawainya itu tentu akan berkonsekuensi terhadap sanksi kepegawaian, lantaran yang bersangkutan tidak masuk kerja tanpa keterangan sejak awal bulan.

“Yang bersangkutan pinjam uang, dengan kwitansi, dalam perjalanan ada juga menjanjikan pekerjaan, ada beberapa yang sudah bekerja dan digajih oknum, semua diluar restu dan sepengetahuan DLH. Ini pribadi si oknum. Memperkerjakan dibeberapa titik juga diluar kewenangannya dan persetujuan kita. Lalu pakai apa bayar, yang bersangkutan bayar sendiri untuk menutupi berutang kesana kemari, lalu jadi masalah. Kami sebagai kepala dinas ini merupakan tanggung jawab bersangkutan, karena kuitansi sebagai pinjaman. Apa sanksi, akan kami surat, sesuai tahapan, ditindaklanjuti, mulai teguran, jika terbukti akan berproses BKD. DLH akan masuk diproses sipil pegawai dan penyalahgunaan kewenangan, ini yang akan kami lakukan, ini tidak hanya di luar, juga terjadi di ASN lingkup DLH juga, ada 25 jt, 40 jt, masih ada beberapa,” kata Muhyar Kepala DLH Banjarmasin.

Muhyar Kepala DLH Banjarmasin.
Muhyar Kepala DLH Banjarmasin.

Sementara perihal pengumpulan dana itu tidak hanya masyarakat yang direkrut bekerja sebagai petugas kebersihan ilegal yang menjadi korban, dengan modus lain ada 5 pegawainya dalam satu kantor yang turut menjadi korban  dengan total dana mencapai ratusan juta rupiah.

Reporter : Fadli Rizki & Zein Pahlevi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *