NTT Mencekam, Jalan Sepanjang 25 KM Terendam Banjir, 54 Meninggal

Kupang, DUTA TV — Hujan deras disertai angin kencang masih menerjang Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kota Kupang, hingga tengah malam, Minggu (4/4).

Akibat hujan disertai angin kencang yang belum juga berhenti mengakibatkan ruas jalan Timor Raya (Trans Timor) terendam air setinggi hampir 50 centimeter. Kondisi ini semakin diperparah dengan naiknya air laut yang berada sekitar 200 dari beberapa ruas jalan Timor Raya.

Kabar terkini dijelaskan Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, 54 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Lihat Juga :  Martapura dan Cempaka Direndam Banjir Lagi

“Jumlah korban longsor yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa hingga Minggu sore, ada 54 orang dari sebelumnya 20 orang, sementara ini upaya pencarian masih terus berlangsung di lapangan,” katanya.

Dari video amatir Minggu tengah malam, air menutupi seluruh jalan Timor Raya di Kilometer 10 hingga kilometer 35. Bahkan di KM 30 diterjang banjir bandang dengan arus air yang cukup deras.

Lihat Juga :  Martapura dan Cempaka Direndam Banjir Lagi

Ratusan warga telah mengungsi ke tempat yang aman dan sebagian warga masih tetap bertahan. Daerah terparah yang digenangi air sejauh ini adalah kampung Nelayan Oeapa.

Suasana makin mencekam karena lampu di kota Kupang turut padam sehingga membuat warga ibu kota provinsi NTT itu khawatir. Apalagi air laut juga telah naik sekitar tujuh meter ke pemukiman warga.

Lihat Juga :  Martapura dan Cempaka Direndam Banjir Lagi

Menurut Kepala BPBD Kota Kupang, Jemmy Didok hingga Minggu malam sudah lebih dari 734 rumah warga yang rusak akibat banjir, longsor dan angin kencang.

Dari 734 kepala keluarga ada 2.190 jiwa yang terdampak. Sehingga Kota Kupang telah menyatakan status tanggap darurat.

Jemmi menuturkan status tanggap darurat tersebut karena korban terdampak bencana terus bertambah sedangkan BPBD Kota Kupang tidak memiliki dana tanggap darurat dan keterbatasan personel.

 

(cnni)

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *