MI Al-Istiqamah Santuni Murid Yatim Piatu di Momentum 10 Muharam

Banjarmasin, Duta TV — Suasana haru dan bahagia mewarnai peringatan Hari Raya Anak Yatim di Madrasah Ibtidaiyah Al-Istiqamah Banjarmasin. Momentum 10 Muharam yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim diperingati dengan pemberian bingkisan dan santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu yang bersekolah di madrasah ini.
Satu per satu siswa-siswi yatim piatu menerima bingkisan yang diserahkan kepala madrasah dan para guru. Bahkan, puluhan orang tua murid yang hadir rela mengantre untuk memberikan sedikit kebahagiaannya.
Tradisi yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga besar MI Al-Istiqamah terhadap peserta didik yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Kepala MI Al-Istiqamah mengatakan, tahun ini sebanyak 23 anak yatim dan 7 anak piatu menerima santunan.
Melalui peringatan Hari Raya Anak Yatim ini, MI Al-Istiqamah Hj. Noor Amanah menegaskan komitmennya sebagai madrasah qurani berkarakter. Tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan pembentukan akhlak mulia bagi para peserta didiknya.
“Hari Raya Anak Yatim, yang mana Hari Raya Anak Yatim ini sudah kita peringati selama 10 tahun karena kami mulai melaksanakan itu di tahun 2016. Alhamdulillah berjalan berkesinambungan sampai tahun ini. Hari ini kita rayakan kembali. Jadi kami mempunyai anak yatim sebanyak 23 orang, piatu sebanyak 7 orang. Jadi 30 anak yatim piatu yang kami santuni hari ini. Mudah-mudahan kegiatan ini membawa barakah terhadap semuanya, terhadap madrasah, terhadap orang tua, dan terhadap anak-anak kami,” ujarnya.
Sebelum pemberian santunan kepada siswa dan siswi yatim piatu, MI Al-Istiqamah menobatkan Bintang Pelajar. Penghargaan ini diberikan kepada peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, disiplin, serta mampu menjadi teladan bagi teman-temannya. Penilaian dilakukan melalui sejumlah kriteria, mulai dari kecerdasan intelektual, adab kepada guru dan orang tua, hingga kepedulian sosial terhadap sesama.
Tahun ini, gelar Bintang Pelajar diraih oleh Muhammad Ma’ruf Aiman dari kelas 4-B dengan perolehan nilai tertinggi yakni 1.239 poin. Atas prestasi itu, ia memperoleh beasiswa pendidikan senilai satu juta rupiah. Bintang Pelajar juga mendapat hadiah dan saweran dari para guru dan orang tua murid.
“Kami rangkai dengan penobatan Bintang Pelajar yang mana Bintang Pelajar ini melalui beberapa kriteria penilaian, bukan saja IQ-nya harus tinggi tetapi adabnya pun harus tinggi serta kepedulian terhadap teman-temannya juga harus tinggi. Harapan ke depannya, acara bisa berjalan lebih bagus lagi, keadaan yang lebih baik lagi daripada tahun ini. Ya, tiap tahun harus ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya,” sambung Hj. Noor Amanah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian rapor akhir tahun pelajaran 2025–2026 kepada seluruh siswa. Sebelumnya juga diberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi dari hasil belajar selama satu tahun.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





