Marak Penipuan, Ditjen Pajak : Jangan Asal Klik Link

Jakarta, DUTA TV — Penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) tengah marak di Indonesia beberapa hari terakhir. Penipuan ini dilakukan di berbagai saluran komunikasi, seperti e-mail, chat Whatsapp, telepon, hingga SMS.
Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengakui hal ini. Ia pun mengungkapkan supaya masyarakat berhati-hati dan memahami bahwa saluran komunikasi resmi DJP hanya melalui satu domain, yakni pajak.go.id tanpa embel-embel apapun.
“Saya imbau ke masyarakat apabila ada pesan-pesan yang sifatnya memberikan sesuatu iming-iming atau segala macam lah terkait layanan atau sesuatu yang muncul dari DJP, caranya pastikan domain yang dipakai pajak.go.id, jangan sampai ada domain lain,” kata Suryo saat konferensi pers APBN secara virtual, Selasa (23/5/2023).
Suryo mengingatkan, masyarakat sendiri perlu hati-hati karena tautan atau file yang ditaruh penipu dalam pesan itu biasanya langsung bisa menyerap data-data korbannya. Maka, masyarakat juga perlu mengonfirmasi bila mendapat pesan mencurigakan ke DJP.
“Khawatirnya sekarang ini bisa buka file semua informasi terambil, jadi pastikan informasi dari domain kami. Dan kedua saya juga imbau apabila dapat info itu bisa kontak ke kring pajak di 1500200 atau mungkin bapak ibu sekali bisa komunikasi dengan kantor pelayana pajak terdekat terkait kekhawatiran info itu tidak benar,” tegasnya.
Ia turut menegaskan, DJP tentu tidak tinggal diam dan menyerahkan kehati-hatian sepenuhnya ke masyarakat. Suryo mengaku terus berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokri pesan-pesan ataupun tautan yang dibuat penipu.
Sejak awal bulan ini, DJP juga telah gencar memperingatkan masyarakat melalui berbagai akun media sosialnya supaya hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan otoritas pajak. Misalnya melalui akun twitter @DitjenPajakRI dan @kring_pajak.(cnbci)





