Mahasiswa FISIP Uniska Belajar Tentukan Program Prioritas di Tengah Keterbatasan Anggaran

Banjarmasin, Duta TV – Kunjungan mahasiswa FISIP Uniska ke DPRD Kalsel menjadi kesempatan untuk melihat langsung bagaimana proses perencanaan pembangunan daerah berjalan.
Di hadapan mahasiswa, anggota DPRD Kalsel, H. M. Syaripuddin, atau yang akrab disapa Bang Dhin, menjelaskan pembangunan memiliki tahapan yang harus dipahami, mulai dari proses perencanaan dari tingkat bawah hingga kebijakan di tingkat daerah.
Bang Dhin menjelaskan salah satu proses itu melalui musyawarah perencanaan pembangunan atau musrenbang, yang menjadi ruang penyampaian kebutuhan masyarakat. Sementara, pemerintah daerah juga memiliki rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD, sebagai bagian dari arah pembangunan daerah.
Namun, dengan berbagai kebutuhan masyarakat yang sama-sama penting, pemerintah harus mampu menentukan skala prioritas, mulai dari infrastruktur, pangan, hingga pendidikan, seluruhnya membutuhkan dukungan anggaran.
Karena itu, Bang Dhin berharap mahasiswa FISIP memahami bagaimana keputusan pembangunan diambil, agar memiliki perspektif yang lebih luas ketika nantinya terjun ke pemerintahan, politik, maupun dunia usaha.
“Mereka kan mahasiswa Fisipol, ilmu pemerintahan dan politik. Tentu ya perlu. Saya yakin kawan-kawan ini pikirannya karena ke depan masuk pemerintahan kah, masuk politik kah, atau jadi entrepreneurship. Nah, jadi dapat membantu membuka wawasan lah, sama-sama belajar,” ujarnya.
Sementara itu, pihak kampus mengatakan mahasiswa perlu melihat langsung praktik di lapangan, sehingga teori yang dipelajari di kampus dapat dibandingkan dengan realitas dalam proses pemerintahan dan pembangunan.
Mahasiswa juga didorong untuk lebih kritis, memahami bahwa setiap kebijakan memiliki konsekuensi, terutama ketika pemerintah harus memilih program yang memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat.
“Karena mereka ketika belajar di kampus kan cuma teori, tapi tidak tahu di lapangan itu seperti apa. Mungkin dengan penjelasan dari Muslim yang cukup bagus dan menarik tadi, meningkatkan nilai kritis terhadap mahasiswa… melek gitu,” kata Devia Hetty Hernany, Dosen FISIP Uniska.
Kunjungan ini sekaligus menjadi ruang belajar dua arah. Mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang proses perencanaan pembangunan, sementara dewan mendapat perspektif dari generasi muda, yang kelak akan ikut mengambil peran dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





