LBH Borneo Nusantara Komit Beri Bantuan Hukum Inklusif dan Merata

Banjarbaru, DUTA TV – Lembaga Bantuan Hukum Borneo Nusantara (LBH BN) menggelar tasyakuran hari jadi ke-3 sekaligus meresmikan kantor cabang baru di kawasan Trikora, Banjarbaru, Minggu.

Tasyakuran tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila. Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini sekaligus menandai perluasan jangkauan layanan bantuan hukum LBH BN untuk wilayah Banjarbaru dan Martapura.

Dengan mengusung tema “Equality Before the Law” yang berarti semua orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum, LBH BN menegaskan komitmennya dalam menjunjung tinggi kesetaraan dan akses hukum yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Direktur LBH BN, Matrosul, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menjalankan berbagai program advokasi hukum, termasuk pendampingan bagi masyarakat pencari keadilan, penyuluhan hukum di komunitas, dan pembentukan kampung sadar hukum sebagai bagian dari misi edukatif lembaga.

“Kami akan memberikan pelayanan dan pendampingan hukum bagi semua lapisan masyarakat, bantuan hukum yang edukatif,” ujar Matrosul.

Sementara itu, Ketua Yayasan Edukasi Hukum Indonesia Yehi, Muhammad Pazri, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pesan agar LBH BN senantiasa memberikan pelayanan hukum yang berasaskan keadilan bagi seluruh masyarakat.

“LBH BN harus menjadi wadah utama bagi para pencari keadilan, tidak hanya di Kalimantan Selatan, tapi juga untuk seluruh rakyat Indonesia. Kami berharap LBH BN tetap menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan, melalui bantuan hukum, edukasi, advokasi kebijakan, dan perlindungan hak asasi manusia,” kata Muhammad Pazri.

Acara tasyakuran turut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Sofia Mawaddah, qoriah berprestasi tingkat internasional yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Internasional Maroko 2018.

Selain itu, tausiyah juga disampaikan oleh Guru Ahmad Dardir, yang mengingatkan bahwa profesi advokat bukan sekadar pekerjaan, tetapi merupakan amanah dan bentuk ibadah. Ia mengajak para advokat untuk menjaga niat, menegakkan keadilan, serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalankan tugas.

Reporter : Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *