KUBE DIY jadi Rujukan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kalsel

Yogyakarta, DUTA TV — Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan terus memperkuat referensi kebijakan pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat, salah satunya dengan melakukan studi komparasi ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Studi komparasi ini dilakukan untuk melihat langsung pola pengelolaan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang dinilai berhasil dan berkelanjutan.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan, H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan pihaknya ingin mendapatkan masukan sekaligus bertukar informasi terkait program penanganan masyarakat berpendapatan di bawah rata-rata, orang miskin, dan terlantar, serta penguatan usaha mikro berbasis komunitas di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Ia menilai pola pengelolaan KUBE di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki keunikan dan keberlanjutan yang patut dijadikan rujukan. Menurutnya, keberhasilan KUBE tidak hanya ditentukan oleh skema pendanaan, tetapi juga konsistensi pembinaan serta kuatnya dukungan kelembagaan.
“Pertama, kehadiran kami di sini untuk mendapatkan masukan sekaligus bertukar informasi tentang program kegiatan yang dilakukan Dinsos DIY dengan Provinsi Kalsel, hal-hal yang berkaitan dengan penanganan orang-orang miskin dan orang-orang terlantar, sekaligus juga tentang koperasi Kelompok Usaha Bersama yang telah dilakukan oleh Dinsos DIY. Ternyata beliau melakukan programnya sejak tahun 2021 sampai sekarang sudah membina hampir 50 kelompok. Tentu ini menjadi sesuatu yang menarik bagi daerah kita karena kita juga banyak usaha-usaha yang bersifat personal, tapi belum kita kelompokkan dalam satu usaha. Tentu ini menjadi role model dan ini jadi percontohan nasional. Mudah-mudahan dengan studi komparasi ini menjadi masukan bagi kita,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta, Suyatno, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan.
“Terima kasih atas kedatangan Komisi IV DPRD Kalsel, karena dengan forum silaturahmi ini kita bisa bertukar pikiran terkait dengan program-program yang dilakukan, baik yang sudah dilakukan Dinsos DIY maupun juga Dinsos Kalsel, sehingga ada bentuk sinergi dan kolaborasi yang tentunya bisa kita tindak lanjuti,” ungkapnya.
Komisi IV DPRD Kalimantan Selatan berharap pola pengelolaan dan pembinaan KUBE di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat di Kalimantan Selatan. Dengan penguatan usaha mikro berbasis komunitas, diharapkan upaya penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Tim Liputan





