Krisis Air, 10 Hotel di Gili Trawangan Berhenti Operasi

Lombok, DUTA TV – Krisis air bersih di Gili Trawangan, Lombok Utara, berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata.

Setidaknya 10 hotel berhenti menerima tamu karena tidak sanggup menanggung biaya operasional selama pasokan air terhenti selama sepekan.

Ketua Gili Hotel Association (GHA), Lalu Kusnawan, mengatakan biaya membeli air tangki maupun air dari warga membuat operasional hotel tidak lagi masuk hitungan.

Dia memprediksi jumlah akomodasi yang berhenti beroperasi akan bertambah hingga akhir pekan.

“Hal ini amat saya sesalkan, sudah seminggu. Saya simpulkan bahwa pemerintah gagal untuk bagaimana kita sama-sama mengawal pariwisata berkelanjutan.

“Pemerintah sudah gagal. Harusnya semua stakeholder punya tujuan sama,” kata Lalu Kusnawan, dikutip, Jumat (11/9/2026).

Kondisi tersebut terjadi karena biaya operasional membengkak akibat terhentinya suplai air dari PT TCN yang bekerja sama dengan PDAM Amerta Dayan Gunung.

Dia menilai dampak ketiadaan suplai air jauh lebih besar dibandingkan manfaat penundaan izin operasional air sesuai regulasi yang saat ini diperdebatkan.

“Saya diinfokan sampai hari Sabtu, bertambah yang tidak bisa beroperasi karena tidak bisa menanggung beban biaya beli air.

“Mestinya PDAM membeli air payau dari masyarakat, sumur warga dibayar lalu didistribusikan ke kita. Upaya ini saya lihat masih kurang dari pemerintah,” ujar dia.

Krisis air tersebut juga mulai berdampak pada kunjungan wisatawan ke Gili Trawangan.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Sahlan M Saleh, mengatakan banyak wisatawan membatalkan kunjungan akibat kondisi tersebut.

“Saya pikir cukup sederhana penyelesaiannya. Tapi karena ini ada yang belum sampai suaranya, krisis air terus berlanjut sampai hari ini,” kata dia.

Sahlan menyebut jumlah wisatawan yang membatalkan kunjungan mencapai ratusan orang.

Dia pun mendesak seluruh pemangku kebijakan segera menyelesaikan persoalan air bersih di Gili Trawangan.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *