Komunitas dan Pelaku Usaha Belajar Bisnis Bersama Yayasan Hasnur Centre

Banjarmasin, DUTA TV — Yayasan Hasnur Centre berkolaborasi melalui Lembaga/Unit Kerja Entrepreneurship Centre & SMP-SMA Global Islamic Boarding School (GIBS), menggelar Entrepreneurship Conference (EC) dengan tema “Bincang Bisnis : Jadikan Anak Muda Pilar Ekonomi yang Baru”, Sabtu (19/6).

Bincang bisnis ini membahas terkait dunia usaha serta tips & trick dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dihadiri antusias para anak muda baik dari kalangan mahasiswa/ mahasiswi yang masih aktif maupun alumnus, komunitas, para pelaku UMKM serta relasi Yayasan Hasnur Centre.

Tak kalah meriah, bincang bisnis turut dihadiri Walikota Banjarmasin H. Ibnu Sina yang membuka acara serta memberikan persentasi terkait skill yang dibutuhkan dalam menhadapi industri 4.0, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Sekretaris Daerah Pemkab Batola, Kadisdik Kalimantan Tengah, Dewan Pembina dan Dewan Pengawas Yayasan Hasnur Centre, Ketua Umum Yayasan Hasnur Centre Nila Susanti Sulaiman, serta Direktur Eksekutif Yayasan Hasnur Centre, Zulfikar Alimuddin.

Lihat Juga :  Wanti - wanti Impor Melonjak saat Pandemi

“ Ini terkait masa depan generasi, temanya sangat menarik menurut saya karena ini sebagai langkah menghadapi bonus demografi 2025-2030”, ucap Ibnu Sina.

Sementara, Zulfikar Alimuddin yang juga Direktur SMP/ SMA GIBS, dalam sambutannya menyebut jumlah pengusaha di Indonesia kalah jauh dengan negara tetangga, sehingga Indonesia tidak mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Lihat Juga :  Produk UMKM Tala Laris Manis Diserbu Warga Bajuin

“Mengapa Indonesia tidak berkembang begitu pesat, karena jumlah pengusahanya tidak sampai 4 persen, atau hanya 2,3 persen, masih kalah jauh dengan Malaysia yang mencapai 6 persen”, ungkap Zulfikar yang baru saja menyandang  gelar Doktor ini.

Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi warga banua untuk memulai usaha serta membuka lapangan pekerjaan baru sebanyak banyaknya.

Kegiatan ini diisi dengan diskusi panel menghadirkan Agus Sasirangan dari pelaku bisnis kuliner, Enad Wanindo dari bisnis EO, Melisa Lasabelle dari bisnis fashion, serta Ardi Maulana dari Bisnis Coffeshop. Bukan hanya itu, diskusi juga diisi para alumnus SMA GIBS yang saat ini tengah menjalankan bisnisnya di beberapa bidang. Kegiatan juga dihadiri jajaran Media salah satunya Duta TV sebagai media support.

Lihat Juga :  Alat Pengolah Pangan Lokal untuk UMKM Tala

Di akhir acara, akan dilaunching 5 jurusan baru GIBS, yakni Natural Science Enhancement, Social Science Enhancement, Islamic scholar, Professional Skills, serta Entrepreneurship.

 

Reporter : Evi  Dwi Herliyanti

Follow Me:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *