Kombes Rifai : Tak Menutup Kemungkinan Hakim Mk Juga Dimintai Keterangan

Banjarmasin, DUTA TV — Kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib, beberapa waktu lalu hingga saat ini masih berproses di penyidik dit krimum Polda Kalsel.

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Rifai memastikan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilaporkan komisioner KPU Banjar Abdul Muthalib itu, dipastikan terus dilanjutkan oleh penyidik.

Surat Pernyataan

Surat Pernyataan

Rifai juga mengakui saat ini penyidik masih melakukan pengumpulan alat bukti dan memintai sejumlah keterangan pihak terkait. Dan tak menutup kemungkinan penyidik juga akan meminta keterangan hakim MK terkait hal tersebut.

Lihat Juga :  Kapolda : Tak Ada Penjagaan Khusus di Banjarmasin Saat Pelaksaan Sidang MK

Sebelumnya, Komisioner KPU Kabupaten Banjar Abdul Muthalib melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang ditunjukkan oleh saksi yang dihadirkan oleh Paslon nomor urut 02 di Pilgub Kalsel. Denny Indrayana dan Difriadi saat persidangan perselisihan hasil pemilihan umum Pilgub Kalsel di Mahkamah Konstitusi.

Dokumen yang dimaksud adalah surat pernyataan yang menyebut terjadinya rekayasa perolehan suara pada Pilgub Kalsel tahun 2020 di Kabupaten Banjar, dan mencantumkan nama Abdul Muthalib sebagai anggota KPU Kabupaten Banjar. Hakim MK sendiri telah memutuskan digelarnya pemungutan suara ulang di 7 kecamatan pada 3 kabupaten dan kota, yang telah digelar KPU Kalsel pada 9 Juni 2021 kemarin.

Lihat Juga :  KPU Bantah Tudingan H2D Dalam Sidang Sengketa PSU Pilgub

Tim Liputan

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *