Kepala Desa Diarahkan Bangun SDM

Martapura, DUTA TV 350 Perwakilan gabungan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI), BPD dan aparat desa se-Kabupaten Banjar menggelar musyawah kerja cabang pertama untuk menyatukan program kerja pemerintahan desa.

Salah satu yang dibahas diantaranya tentang pengelolaan dana desa, termasuk ancaman penyalahgunaan dana desa yang bisa menyeret kepala desa maupun aparaturnya ke dalam tindak pidana dan melanggar hukum.

Apalagi, masih banyak penggunaan anggaran dana desa lebih fokus untuk kegiatan pembangunan fisik, yang kurang berdampak terhadap pengembangan desa secara keseluruhan, berbasis dari dana desa.

Ketua APDESI Pusat Surtawijaya mengingatkan kepala desa dan jajaran BPD se-Kabupaten Banjar berinovasi dalam mengelola dana desa dan tidak terfokus pembangunan fisik, akan tetapi juga mengalokasikan untuk pengembangan SDM, seperti bea siswa, ataupun kursus berbasis IT.

“Pengembangan SDM desa jauh lebih penting,”katanya.

Sementara itu, Assisten I Setda Banjar, Rahmad Dhany membenarkan pembangunan SDM generasi muda di pedesaan jauh lebih bermanfaat agar lahir generasi yang bisa membangun desa, serta produktif.

“Desa yang memiliki sdm berkualitas akan lebih cepat maju dan berkembang,”ujarnya.

“Kami di desa sudah memulai pelatihan pengelolaan keuangan,”ucap Kasma Yudha, Ketua APDESI Kalimantan Selatan.

Hal tersebut perlu diingatkan mengingat sejak dana desa digulirkan, pemerintah pusat dan pemerintah desa lebih mengutamakan pembangunan fisik, sehingga sejumlah kepala desa harus berurusan dengan aparat hukum .

 

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *